Apple akan Buka Kembali Sejumlah Toko Pekan Depan

    Lufthi Anggraeni - 09 Mei 2020 11:12 WIB
    Apple akan Buka Kembali Sejumlah Toko Pekan Depan
    Apple mengumumkan rencananya untuk membuka kembali enam Apple Store di AS pekan depan.
    Jakarta: Toko ritel Apple di Amerika Serikat telah ditutup sejak pertengahan bulan Maret lalu akibat pandemik Covid-19. Namun, informasi yang beredar menyebut bahwa Apple akan mulai membuka kembali sejumlah toko tersebut pada pekan depan.

    Mengutip The Verge, perwakilan Apple menyebut pihaknya tetap akan menerapkan protokol jaga jarak sosial, yang hanya mengizinkan pengunjung dalam jumlah terbatas dalam toko ritel mereka.

    Untuk mencegah waktu tunggu yang terlalu lama, Apple menyarankan konsumen untuk tetap membeli secara online dengan opsi pengiriman produk ke rumah atau penjemputan di toko.

    Apple dilaporkan hanya akan membuka kembali toko fisiknya di negara bagian Idaho, Carolina Selatan, Alabama dan Alaska, berjumlah sekitar enam toko.

    Pembukaan kembali toko fisik dalam skala kecil ini akan memungkinkan Apple untuk mengawasi kondisi secara lebih seksama dan mengaplikasikan hal yang dipelajarinya sembari membuka lebih banyak toko.

    Sebagai informasi, Apple mengoperasikan sebanyak 271 toko ritel fisik di Amerika Serikat, dan lebih dari 500 toko di seluruh dunia. Lebih dari 70 toko di Asia, Eropa, dan Australia kini telah beroperasi kembali setelah ditutup untuk membantu memerangi penyebaran virus korona.

    Apple menjadi perusahaan tercepat yang membuka kembali toko ritel fisiknya di Tiongkok setelah menerima tanda bahwa penyebaran virus di negara tersebut telah terkendali. Tindakan ini turut mengindikasikan bahwa Apple akan melakukan hal yang sama di kota besar lain di seluruh dunia.

    CEO Apple Tim Cook sebelumnya menyampaikan rencana perusahaannya untuk membuka kembali toko ritel Apple di Amerika Serikat pada pertengahan pertama bulan Mei ini. Dengan pembukaan kembali toko tersebut, pegawai di wilayah Amerika Serikat akan diharuskan untuk menjalankan pemeriksaan suhu dan harus mengenakan masker wajah.

    Selain itu, Apple juga menyediakan alat pelindung wajah untuk konsumen. Apple menyebut pada periode awal pembukaan kembali, toko ritel fisiknya akan terfokus pada proses perbaikan produk. Sebelumnya, Apple mencatat pertumbuhan sebesar 31 persen dalam pendapatan App Store tahun 2020 ini, jika dibandingkan dengan tahun 2019 lalu.

    Pada tahun 2020 ini, Apple mencatat pertumbuhan dengan jumlah total sebesar USD1,7 miliar (Rp25,4 triliun), menjadi pertumbuhan terkuat App Store sejak September 2017 lalu.  Laporan ini berdasarkan data preliminer dari Sensor Tower dan pertama kali dilaporkan oleh bank investasi Morgan Stanley.

    (MMI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id