Donald Trump Gelar Acara Medsos Tanpa Facebook dan Twitter

    Ellavie Ichlasa Amalia - 12 Juli 2019 13:31 WIB
    Donald Trump Gelar Acara Medsos Tanpa Facebook dan Twitter
    Presiden AS Donald Trump. (Photo by Brendan Smialowski / AFP)
    Jakarta: Presiden Amerika Serikat, Donald Trump berkata bahwa dia akan mengundang perusahaan media sosial untuk mengunjungi Gedung Putih. Hal ini dia ungkapkan dalam "konferensi media sosial".

    Menariknya, tidak ada representatif dari Facebook, Twitter, dan media sosial lain dalam konferensi yang diadakan pada hari Kamis itu. 

    "Kami akan mengajak bertemu perusahaan-perusahaan besar," kata Trump dalam pembukaan konferensi itu. Dia menambahkan, pertemuan itu kemungkinan akan dilakukan dalam satu atau dua minggu ke depan. "Mereka harus hadir."

    Facebook dan Twitter menolak berkomentar, lapor CNET. Gedung Putih juga belum memberikan informasi baru tentang kemungkinan diskusi antara pemerintah AS dengan perusahaan media sosial. 

    Konferensi media sosial yang diadakan Trump mempertemukan orang-orang ternama di kalangan konservatif, seperti YouTuber Tim Pool dan Jim Hoft dari The Gateway Pundit, situs yang membahas teori konspirasi sayap kanan. 

    Facebook dan Twitter sebelum berkata bahwa mereka tidak diundang untuk menghadiri acara tersebut. Sementara YouTube tidak memberikan jawaban ketika ditanya apakah mereka mendapatkan undangan. 

    "Mereka dapat memengaruhi pikiran banyak orang dan mereka bermain curang," kata Trump, membahas perusahaan-perusahaan media sosial dalam konferensi tersebut. Dia juga mengeluhkan jumlah pengikut yang dia punya. 

    Sebelum acara ini, Trump menunjukkan kemarahannya pada perusahaan media sosial. Dia menyebutkan, perusahaan media sosial menunjukkan "ketidakjujuran, bias, diskriminasi, dan penindasan."

    "Kami tidak akan membiarkan hal ini berlangsung," kata Trump. 

    Hubungan antara kelompok konservatif dan perusahaan media sosial semakin memanas ketika Facebook, Twitter, dan media sosial lain tengah sibuk untuk mengatasi masalah tentang ujaran kebencian, kekerasan, dan konten lain yang melanggar peraturan mereka. 

    Sejauh ini, perusahaan media sosial telah memblokir beberapa tokoh sayap kanan seperti Alex Jones, Milo Yiannopoulos, dan Laura Loomer. 



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id