Xiaomi Mi Note 10 Gunakan Panel OLED Buatan Visionox

    Lufthi Anggraeni - 13 November 2019 15:07 WIB
    Xiaomi Mi Note 10 Gunakan Panel OLED Buatan Visionox
    Eksekutif Xiaomi mengumumkan bahwa satu-satunya penyedia panel layar Mi Note 10 hanyalah Visionox.
    Jakarta: Xiaomi merilis Mi CC9 Pro, dikenal konsumen internasional sebagai Mi Note 10, dengan dukungan panel AMOLED. Beredar sejumlah rumor menyebut bahwa ponsel ini akan menggunakan panel layar karya Samsung atau LG untuk unit yang dipasarkan secara global.

    Namun, eksekutif Xiaomi mengumumkan bahwa satu-satunya penyedia panel layar perangkatnya tersebut hanyalah Visionox. Perusahaan ini merupakan pengembang dari solusi balutan atau wrap-up yang mendukung perangkat Mi Mix Alpha.

    Visionox dipimpin oleh tim OLED dari Tsinghua University di Beijing, Tiongkok, merupakan universitas yang menduduki peringkat ke 16 pada daftar QS World University Ranking untuk tahun 2020, melampaui Yale dan Columbia University.

    Proyek Mi Note 10/Mi CC9 Pro ini merupakan proyek ketiga untuk Visionox setelah prototipe lipat dan Mi Mix Alpha. Namun proyek Mi Note 10/Mi CC9 Pro ini menjadi proyek pertama yang mencapai pasar massal.

    Xiaomi Mi Note 10 hadir dengan dukungan layar berukuran 6,47 inci dengan tepian berlekuk di bagian sisi dan desain poni layar tetes air. Layar ini mengusung resolusi Full HD+ dengan rasio 19,5:9 dan memiliki sensor pemindai sidik jari di bawah layar.

    Panel layar ini disebut GSM Arena mampu mencapai kecerahan layar hingga 430 nits, dan dapat mencapai kecerahan lebih tinggi hingga 600 nits seperti yang dijanjikan oleh Xiaomi.

    Sebelumnya, Xiaomi telah mulai menggulirkan versi stabil MIUI 11 untuk 12 smartphone karyanya.

    Namun perusahaan asal Tiongkok ini tidak mengungkap informasi apapun terkait dengan Android 10. Sehingga, aman untuk dikatakan bahwa antarmuka pengguna baru ini tidak mengubah sistem operasi yang diusung oleh ponsel karyanya.

    Update ini telah mulai bergulir kepada perangkat di pasar Tiongkok. Namun, perangkat yang dijual secara global akan menerima update ini pada akhir bulan November ini, atau paling lambat pada awal bulan Desember mendatang.

    Sementara itu, Xiaomi resmi meluncurkan smartwatch terbarunya, Mi Watch, yang disebut oleh sejumlah pihak sebagai kembaran dari Apple Watch. Perangkat bertajuk Xiaomi Mi Watch ini menggunakan platform Google Wear OS.

    Namun jam tangan cerdas ini menggunakan antarmuka pengguna khas Xiaomi yaitu MIUI. Sayangnya, masih belum tersedia informasi terkait ketersediaan perangkat ini di pasar lain di luar pasar Tiongkok.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id