Google Maps Bisa Laporkan Insiden Berkendara di iOS

    Lufthi Anggraeni - 18 Oktober 2019 17:00 WIB
    Google Maps Bisa Laporkan Insiden Berkendara di iOS
    Google merilis update untuk Google Maps, memungkinkan pengguna melaporkan insiden lalu lintas.
    Jakarta: Google baru saja mengumumkan update yang mulai bergulir ke aplikasi Maps versi mobile secara bertahap. Update ini menghadirkan cara baru bagi pengguna Google Maps untuk melaporkan insiden berkendara dan akan mulai tersedia secara global mulai minggu ini.

    Perubahan terpenting yang disuguhkan update ini adalah kemampuan yang memungkinkan pengguna Maps melaporkan kecelakaan, petugas atau alat pendeteksi kecepatan, dan kemacetan lalu lintas secara langsung dari iPhone.

    Fitur serupa telah tersedia pada aplikasi versi Android dan diklaim Google menjadi salah satu fitur populer, sehingga raksasa teknologi ini memutuskan untuk turut menghadirkannya pada aplikasi versi iOS.

    Perbaikan besar lain yang dihadirkan Google pada aplikasi Maps adalah kemampuan melaporkan empat tipe insiden, yaitu konstruksi, penutupan jalur, kendaraan mogok, dan gangguan lalu lintas akibat obyek.

    Opsi baru ini memungkinkan pengguna Maps mengetahui keamanan dan gangguan yang mungkin akan mereka hadapi di jalur tujuan mereka. Untuk melaporkan insiden, pengguna Maps perlu menekan ikon Tambah (+) dan kemudian tekan Add a Report.

    Google mengumumkan bahwa update ini akan bergulir secara global di Android dan iOS mulai pekan ini. Sementara itu, baru saja diumumkan, ponsel baru Google yaitu lini Pixel 4 dilaporkan memiliki masalah.

    Permasalahan tersebut ditemukan pada teknologi keamanan perangkat, yang mengandalkan fitur deteksi wajah untuk membuka kunci perangkat. Fitur keamanan ini diklaim mampu membuka kunci layar saat mendeteksi wajah dengan kondisi mata tertutup.

    Hal ini memicu kekhawatiran untuk disalahgunakan, sehingga orang lain dapat membuka kunci perangkat dengan mengarahkan kamera depan ponsel ke wajah pemilik perangkat saat tengah tertidur. Google mengaku telah mengetahui hal ini namun bersikukuh untuk mempertahankan kemampuan tersebut.

    Selain itu, Google juga mengonfirmasi bahwa lini Pixel 4 ini tidak akan mendukung Daydream. Hal ini memperkuat indikasi bahwa Google telah mengabaikan pengembangan platform Virtual Reality (VR) karyanya.

    Google juga menyebut bahwa perusahaannya tidak lagi memasarkan headset mobile Daydream View, meski masih akan melanjutkan dukungan untuk aplikasi pendukungnya, yang hanya dapat digunakan oleh Pixel model lama.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id