Valve Siapkan Steam Bersaing dengan Google Stadia?

    Cahyandaru Kuncorojati - 07 November 2019 13:03 WIB
    Valve Siapkan Steam Bersaing dengan Google Stadia?
    Logo Steam.
    Jakarta: Nama Steam sudah sangat disegani di industri game. Platform ini dikenal sebagai salah satu paltfrom distribusi game berbasis digital terbesar sejak lama. Terbaru, mereka dirumorkan ikut menyiapkan layanan cloud gaming.

    Diketahui cloud gaming yang lebih awal menyatakan kesiapannya adalah Google Stadia kemudian disusul Microsoft Project xCloud. Valve tampaknya tidak merelakan layanan Steam nantinya tenggelam dalam persaingan inovasi tersebut.

    Rumor mengenai rencana Valve mengembangkan layanan cloud gaming berbasis Steam tidak sengaja diketahui. Dikutip dari Digital Trends, developer di forum GitHub tidak sengaja menemukan coding yang berisi kalimat untuk ditampilkan dalam sebuah situs atau layanan.

    Di dalam kalimat tersebut tertera nama layanan Steam Cloud Gaming. Kumpulan coding ini sendiri diperoleh dari sebuah daftar coding yang tersedia di GitHub untuk digunakan mitra developer Valve di platform Steam. Tentu saja penemuan nama layanan ini masih merupakan informasi yang minim.

    Sejauh ini belum ada informasi maupun pernyataan resmi dari Steam terkait rencana mereka menyentuh layanan cloud gaming. Hal ini sangat menyita perhatian para gamer karena apabila langkah ini benar maka Steam atau Valve dianggap agak terlambat.

    Tetap saja keputusan ini dinilai bayak pihak sebagai pertanda positif, Beberapa tahun belakangan gamer dibuat memihak Steam karena banyak publisher memilih merilis game mereka secara eksklusif di platform mereka masing-masing.

    Mengingat cloud gaming bisa menyediakan akses bermain game tidak terbatas pada PC saja maka dengan cara ini Steam bisa mempertahankan jumlah gamer yang sangat loyal pada layanannya. Valve juga sudah melengkapi beragam layanan streaming game lebih dulu tapi masih membutuhkan PC.

    Google Stadia sendiri bakal resmi tersedia pada 19 November 2019. Google mengklaim sudah bekerja sama dengan beberapa publsiher game untuk menyediakan game yang bisa diakses via layanannya. Ubisoft yang juga mengembangkan layanan berlangganan bernama Uplay+ disebut sebagai yang siap menyediakan daftar game di Google Stadia.

    Google Stadia sempat melakukan uji coba di beberapa negara di kawasan Amerika dan Eropa. Di Asia, Google Stadia diuji pada Korea Selatan karena mempertimbangkan koneksi 5G di negara tersebut yang sudah cukup matang.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id