Tips Menjaga Penyimpanan Cloud Tetap Aman

    Gervin Nathaniel Purba - 30 Juli 2020 11:07 WIB
    Tips Menjaga Penyimpanan Cloud Tetap Aman
    Cloud Connect dari Hypernet memberikan layanan koneksi langsung ke cloud provider (direct peering) menggunakan jaringan private.
    Jakarta: Sistem penyimpanan cloud yang terintegrasi ke dalam sistem operasi dekstop dan seluler sangat menunjang produktivitas kerja. Terlebih, hal ini memudahkan akses penyimpanan file pekerjaan pada masa pandemi covid-19 ini tanpa jarak yang dibatasi.

    Dengan sistem penyimpanan cloud, kita semua menyinkronkan lebih banyak data dari dan ke cloud daripada sebelumnya. Misalnya, foto, video, dokumen, kata sandi, musik, dan berbagai file lainnya.

    Banyak manfaat bisa diperoleh dengan memiliki akses ke semua data di mana saja dan dari perangkat apa pun. Namun, hal itu juga membuka pintu bagi orang lain untuk mendapatkan file milik Anda dari perangkat lain juga. 

    Agar hal tersebut tidak terjadi, berikut ini cara untuk mencegahnya.

    1. Gunakan Kata Sandi yang Kuat dan Otentikasi Dua Faktor

    Dikutip Wired, pilih kata sandi panjang dan unik yang sulit ditebak. Gunakan juga pengelola kata sandi. Selain itu, pengguna cloud juga harus mengaktifkan otentikasi dua faktor (2FA) jika tersedia (sebagian besar layanan penyimpanan cloud sekarang mendukungnya).

    Mengaktifkan 2FA berarti orang yang tidak berkepentingan tak akan dapat mengakses file penyimpanan cloud. Bahkan, jika mereka tahu nama pengguna dan kata sandi Anda, kode lain yang dikirimkan ke ponsel Anda tetap diperlukan.

    2. Audit File dan Folder

    Berhati-hatilah dengan siapa Anda berbagi file dan folder, dan tambahkan kata sandi dan tanggal kedaluwarsa pada file, jika fitur ini tersedia. Periksa kembali setiap file yang sudah dan sebelum dibagikan kepada orang lain.

    3. Bersihkan File yang Sudah Dihapus

    Banyak layanan penyimpanan cloud menjalankan semacam recycle bin. Menyimpan file yang terhapus selama beberapa hari atau minggu jika masih dibutuhkan. Namun, file yang sensitif sebaiknya segera dihapus untuk mencegah penyalahgunaan dari orang yang berniat merusak reputasi Anda. 

    4. Periksa Aplikasi dan Akun yang Terhubung

    Pastikan Anda secara teratur memeriksa aplikasi pihak ketiga yang memiliki akses ke penyimpanan cloud Anda. Lalu hapus semua yang tidak digunakan secara aktif. Hal ini untuk mencegah celah orang yang ingin mengakses file tanpa izin. 

    5. Nyalakan Account Alerts

    Sebagian besar layanan penyimpanan cloud dapat mengirim peringatan tentang peristiwa atau sesuatu hal yang penting. 

    6. Nonaktifkan Perangkat Lama yang Masih Memiliki Akses

    Sebagian besar layanan penyimpanan cloud memungkinkan Anda menyinkronkan file dari banyak perangkat. Jadi jika sedang membeli ponsel baru, atau laptop baru, penting bagi Anda untuk memutuskan dan menonaktifkan perangkat lama dengan benar sebelum digunakan tidak bertanggung jawab oleh pemilik selanjutnya. 

    7. Aktifkan Opsi Pemulihan Akun

    Opsi pemilihan akun biasanya terdapat dalam pengaturan akun atau keamanan. Jika memiliki pertanyaan keamanan yang terkait dengan akses akun, jawaban dari pertanyaan ini harus yang tidak mudah diketahui oleh orang lain. Bahkan oleh seseorang yang tinggal bersama atau bekerja dengan Anda sekalipun.

    8. Sign Out jika Sedang Tidak Digunakan 

    Jika sedang tidak menggunakan akun, sebaiknya segera keluar (sign out) agar orang lain tidak bisa mengakses. Terutama bila Anda menggunakan komputer kantor yang kerap bergantian dengan rekan kerja lain. 

    9. Lindungi Perangkat

    Keamanan perangkat juga penting. Sebaiknya gunakan kata sandi yang kuat pada ponsel, tablet, dan laptop agar orang lain tidak mudah leluasa mengakses sistem cloud Anda.

    10. Gunakan Penyimpanan Cloud yang Terpercaya

    Berbicara cloud, Cloud Connect dari Hypernet menawarkan kualitas penyimpanan yang lebih baik. 

    Tips Menjaga Penyimpanan Cloud Tetap Aman

    Hypernet mengembangkan layanan infrastruktur IT yang sepenuhnya dapat disesuaikan menurut kebutuhan. Layanan infrastruktur informasi dan teknologi yang dikembangkan oleh Hypernet berfokus pada penambahan nilai terhadap aktivitas yang dilandasi oleh sistem jaringan pelanggan.

    Cloud Connect dari Hypernet memberikan layanan koneksi langsung ke cloud provider (direct peering) menggunakan jaringan private dan juga memberikan layanan yang tidak terkoneksi langsung (non direct peering).

    Cara kerja direct peering, yakni data dikirimkan dari jaringan pengguna layanan (kantor dan institusi). Kemudian, data dikirim langsung ke infrastuktur/data center cloud provider (microsoft,aws, google, alicloud) melalui jaringan private.

    Sementara cara kerja non direct peering, yaitu data dikirimkan dari jaringan pengguna layanan (kantor dan institusi). Dikirimkan melalui internet public terlebih dahulu, lalu diteruskan ke infrastuktur/data center cloud provider (microsoft,aws, google, alicloud).

    Dengan menggunakan Cloud Connect dari Hypernet, pengguna akan mendapatkan keuntungan dari sisi kenyamanan, aman, dan cepat. Nyaman berartip engurangan waktu delay hingga 50 persen.

    Aman berarti data lebih aman dengan jaringan dedicated private. Dari sisi kecepatan pun bandwith didedikasikan khusus untuk layanan cloud tanpa disrupsi pemakaian internet lain.

    (ROS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id