Penjarah Toko Apple tak Bisa Jual Atau Pakai iPhone Curian

    Lufthi Anggraeni - 03 Juni 2020 11:12 WIB
    Penjarah Toko Apple tak Bisa Jual Atau Pakai iPhone Curian
    Produk yang dijarah selama aksi protes di Amerika Serikat tidak dapat digunakan berkat software khusus.
    Jakarta: Penjarah toko Apple di sejumlah wilayah di Amerika Serikat tidak akan dapat menggunakan ataupun menjual produk yang menjadi perangkat demo yang dicuri dari toko ritel miliknya, sebab perangkat ini berbekal software khusus.

    Software tersebut dilaporkan Daily Mail mencegah perangkat untuk dikembalikan ke pengaturan pabrik. Penjarahan ini terjadi bersamaan dengan protes warga Amerika Serikat sebagai bentuk dukungan dengan gerakan Black Lives Matter.

    Pelaku kejahatan yang memanfaatkan momen selama dan setelah aksi damai tersebut terjadi untuk menjarah berbagai toko ritel di berbagai wilayah di Amerika Serikat. Pelaku kejahatan ini mengambil monitor, laptop, ponsel, dan jam dari meja pemajang toko.

    Salah satu gambar yang diunggah di media sosial menampilkan bahwa iPhone dari toko ritel di Philadelphia, Pennsylvania menampilkan pesan bertulis ‘Tolong kembalikan ke Apple Walnut Street. Perangkat ini dinonaktifkan dan tengah dilacak. Pihak berwajib setempat akan diperingatkan’.

    Hingga saat ini, belum tersedia informasi terkait perangkat yang ditampilkan pada gambar unggahan media sosial tersebut. Keterangan gambar hanya menyampaikan bahwa seluruh ponsel cerdas Apple harus dikembalikan, didampingi oleh emoji tertawa.

    Apple Store di seluruh Amerika Serikat telah mengalami penjarahan, termasuk toko di wilayah Portland, Salt Lake City, dan Washington DC. Penjarahan ini dilaporkan terjadi di tengah kerumunan demonstran, meski mereka tidak dapat memasuki area pasokan yang didukung oleh pengamanan tinggi.

    Seperti perangkat yang dibeli konsumen, proses aktivasi produk curian ini dikunci dan hanya dapat dibuka melalui proses tertentu. Perangkat ini umumnya terkait dengan tali pengaman di toko, dan jika terlepas, software khusus akan memastikan Mac kembali ke keadaan semula setiap kali mengalami proses reboot.

    Perangkat ini tidak berbekal kemampuan untuk mengatur kode kunci keamanan dan penguncian. Perangkat ini dilaporkan memiliki tuas pembunuh software, saat berada di luar jangkauan toko. Hal ini akan mendorong iPhone memasuki mode Find My iPhone dan akan berdering hingga daya baterai habis.

    Kemudian, perangkat akan melakukan proses reset kemudian nonaktif, dan proses berulang saat daya baterai ponsel kembali terisi. Sebagian besar Apple Stores kini telah memperbesar jendela dan mengatur pagar temporer, termasuk di toko utama di New York.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id