Tokopedia: IPO Belum Terjadi Tahun Ini

    Lufthi Anggraeni - 22 Februari 2020 16:18 WIB
    Tokopedia: IPO Belum Terjadi Tahun Ini
    Tokopedia menyebut IPO perusahaannya belum akan terjadi pada tahun 2020 ini.
    Jakarta: Tokopedia mengumumkan rencananya untuk mencatatkan saham perdana via penawaran publik awal (IPO) pada tahun 2019 lalu, dan disebut akan dilakukan pada bursa efek di dua negara yaitu Amerika Serikat (AS) dan Indonesia.
     
    Disinggung menyoal hal ini, Co-Founder dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya menyebut pihaknya masih mempersiapkan berbagai hal yang dibutuhkan untuk bisa melakukan penawaran tersebut, termasuk menyoal tata kelola dari usahanya.
     
    “Namanya IPO itu kan butuh proses ya. Dan jadi kami mengumumkan hal itu memang proses waktu beberapa tahun. Persiapan kita masih berjalan terus, tapi waktunya belum bisa kami tentukan,” ujar  William di ajang Tokopedia START Summit 2020.
     
    Sebagai informasi, Tokopedia telah mengumumkan mulai mempersiapkan diri untuk melakukan IPO sejak tahun 2019 lalu. William juga menyebut saat ini, Tokopedia masih mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk IPO tersebut, sehingga menyebut IPO belum akan terjadi pada tahun ini.
     
    Pendiri salah satu unicorn asal Tanah Air ini memperkirakan bahwa perusahaannya akan melakukan penawaran publik tersebut pada satu atau dua tahun mendatang. Sementara itu informasi yang beredar sebelumnya menyebut bahwa Tokopedia tengah mencari mitra yang tepat untuk mewujudkan rencananya tersebut.
     
    Sebelumnya pada awal tahun 2019 lalu, Head of Corporate Communications Tokopedia Priscilla Anais menjelaskan saat ini dana yang dimiliki Tokopedia masih sangat banyak sehingga belum membutuhkan dana segar lagi dari mekanisme pelepasan saham di pasar modal Indonesia.
     
    William sebelumnya juga menjelaskan bahwa perusahaannya ingin agar konsumen dan pedagang di Tokopedia ikut menjadi pemegang saham, sebab telah menjadi bagian dari pertumbuhan Tokopedia sejak didirikan pada tahun 2009 lalu.
     
    Keinginan untuk melibatkan konsumen dan mitra pedagang di marketplace karyanya, juga disebut William di ajang Tokopedia START Summit 2020, didorong oleh alasan bahwa ecommerce merupakan bisnis model terbaik sebab perusahaan bisa bertumbuh jika mitra pedagang juga bertumbuh.

    Tidak hanya Tokopedia, perusahaan rintisan yang kini juga sudah menyandang status sebagai unicorn seperti Go-Jek dan Bukalapak juga belum melakukan IPO. Pada tahun 2019 lalu, Goj-Jek pun mengaku tengah mematangkan persiapan IPO perusahaannya.

    Go-Jek juga hingga saat ini belum memberikan jadwal penawaran publik awal perusahaannya ini akan diwujudkan. Sementara itu sebagai informasi, menurut Sebagai informasi saja, valuasi Tokopedia sudah mencapai USD7 miliar atau setara dengan Rp98 triliun.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id