Analisis Data Bisa Bantu Perusahaan Kembangkan Bisnis

    Ellavie Ichlasa Amalia - 19 Maret 2018 20:49 WIB
    Analisis Data Bisa Bantu Perusahaan Kembangkan Bisnis
    Chief Architect Cloudera, Doug Cutting. (Medcom.id)
    Jakarta: Sebuah perusahaan bisa mengumpulkan banyak data.

    Sayangnya, mengolah data tersebut agar bisa menjadi informasi untuk membantu perusahaan mengambil keputusan bukanlah hal yang mudah. Di sinilah peran Cloudera, penyedia platform pembelajaran mesin (machine learning) dan analitik. 

    Dalam wawancara eksklusif di Fairmont Hotel, Senin (19/3/2018), Chief Architect Cloudera, Doug Cutting menjelaskan bahwa pembelajaran mesin milik Cloudera dapat membantu para klien mereka untuk mengambil keputusan yang lebih baik berdasarkan dengan kebiasaan pelanggan sang perusahaan. 

    Biasanya, sebuah perusahaan memiliki banyak data yang tersimpan dalam beberapa database yang terpisah.

    Namun, dengan bantuan Cloudera, perusahaan akan dapat menyatukan semua data tersebut ke dalam database dan mengubah semua data itu menjadi informasi yang dapat membantu mereka mengambil keputusan. Contohnya, sebuah bank dapat memberikan penawaran produk finansial yang lebih sesuai dengan nasabahnya.

    "Jika Anda memiliki situs, Anda bisa tahu iklan apa yang harus Anda tampilkan," kata pria yang akrab dengan panggilan Doug ini.

    "Bagi bank atau operator telekomunikasi, mereka bisa mengetahui cara untuk mempertahankan pelanggan mereka."

    Teknologi Cloudera juga digunakan oleh pemerintah. "Untuk mengetahui siapa yang melakukan pencucian uang misalnya atau penipuan." Doug mengatakan, semua hal ini akan dapat membantu perusahaan atau pemerintah untuk memberikan layanan yang lebih baik pada masyarakat.

    Proses otomatisasi -- yang identik dengan kecerdasan buatan (AI), pembelaran mesin atau machine learning dan robot -- membuat sebagian orang khawatir bahwa hal itu justru akan menghilangkan pekerjaan manusia. 

    Meskipun Doug merasa saat ini masih terlalu cepat untuk mengambil kesimpulan apakah keberadan robot dan AI akan menggantikan manusia sepenuhnya, dia mengaku percaya bahwa keberadaan teknologi tidak mengambil alih semua pekerjaan manusia.

    "Pada awalnya, sebagian orang memang mungkin akan kehilangan pekerjaan karena adanya otomatisasi," katanya. 

    Namun, dia menjelaskan, pada akhirnya, proses otomatisasi akan membuat perusahaan menjadi lebih efektif dan hal ini akan mendorong perusahaan untuk berinvestasi di area lain. Pada akhirnya, perkembangan ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berarti akan tersedia lebih banyak pekerjaan. 

    "Saya percaya, mengolah data yang mereka miliki akan membantu banyak perusahaan untuk mengembangkan bisnis mereka dan mengembangkan ekonomi," katanya pada akhir wawancara. "Ini merupakan bagian penting dalam pertumbuhan industri."



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id