Cara Cegah Hacker Bobol Akun Digital

    Cahyandaru Kuncorojati - 19 November 2019 13:16 WIB
    Cara Cegah Hacker Bobol Akun Digital
    Layanan Disney+.
    Jakarta: Penggunaan berbagai layanan internet saat ini membuat satu orang punya lebih dari satu akun digital.

    Hal ini tidak hanya berlaku untuk media sosial, tetapi juga layanan streaming seperti Spotify, YouTube, atau Netflix. Kasus kebobolan akun bukanlah fenomena baru di ranah digital. Banyaknya akun dari satu pengguna meningkatkan risiko kebobolan.

    Seringkali, teknik yang digunakan hacker tidak terlalu kompleks. Cara paling umum yang digunakan adalah mencari informasi sensitif seperti email dan password yang sudah terlanjur bocor di internet.

    Dari situ, mereka cukup menebak kata kunci yang sering dipakai satu pengguna. Begitu berhasil, mereka akan menggunakan akun tersebut untuk berbagai transaksi.

    Selain dijual, hacker juga bisa mengakses informasi sensitif lainnya yang sudah tersimpan di satu akun. Salah satunya yang cukup vital adalah informasi kartu kredit, yang umumnya terpasang pada layanan streaming.

    Kasus akun Disney+ yang kebobolan ini menjadi pelajaran untuk pengguna dan pihak penyedia, mengenai pentingnya mengamankan akun dari aspek paling dasar.

    Terlepas dari bagus atau jeleknya sistem keamanan yang dipakai satu layanan digital, pengguna bisa menerapkan beberapa cara untuk mengamankan akun mereka sendiri. Berikut tipsnya dari Medcom.id.

    1. Password jangan sama
    Password ini mengacu pada penggunaan sandi yang berbeda untuk setiap layanan. Sangat disarankan untuk tidak menggunakan password yang sama untuk lebih dari dua layanan.

    Ini penting karena begitu satu akun berhasil dibobol, hacker punya kesempatan lebih besar untuk mengakses akun Anda pada layanan lain. Misalnya, Anda punya media sosial Facebook dan Twitter, hendaknya menggunakan password yang berbeda sama sekali, begitu juga dengan akun LinkedIn.

    2. Password unik
    Salah satu cara untuk mencegah pembobolan akun adalah dengan menggunakan berbagai macam karakter dalam satu kata sandi. Para penyedia layanan, termasuk layanan game seperti Steam, menyarankan untuk menggunakan huruf besar, angka, sampai simbol dalam sebuah password. 

    Saat membuat akun baru, biasanya sebuah layanan menampilkan indikator lemah kuatnya satu password. Manfaatkan indikator ini, dan sebisa mungkin Anda tetap mudah mengingatnya.

    3. Ganti berkala
    Mengganti password secara berkala memang cukup merepotkan. Namun, hal ini perlu dilakukan demi mencegah orang lain mengakses akun tanpa izin.

    4. Gunakan autentikasi multi-faktor 
    Beberapa layanan sudah menyediakan fitur keamanan yang memanfaatkan lebih dari satu perangkat.

    Misalnya ketika Anda minta akses ke dalam email, pihak penyedia meminta verifikasi tambahan dengan mengirimkan SMS berisi kode OTP. Kode ini punya durasi sangat singkat. Ada baiknya juga untuk memanfaatkan sistem perlindungan ini.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id