Tumbuh Positif, Mbiz Targetkan Investasi Seri B di 2020

    Cahyandaru Kuncorojati - 22 Februari 2020 16:14 WIB
    Tumbuh Positif, Mbiz Targetkan Investasi Seri B di 2020
    Konferensi pers pencapaian kinerja Mbiz di Jakarta
    Jakarta: Mbiz mengklaim membukukan kinerja positif selama tahun 2019. Pada kurun waktu tersebut, transaksi e-procurement di Mbiz tumbuh signifikan dibandingkan tahun sebelumnya dan selanjutnya Mbiz berencana mendapatkan pendanaan di tahun ini.
     
    “Aktivitas pengadaan barang dan jasa yang berjalan intensif menggambarkan kinerja dunia bisnis yang terus bergulir dan produktif," kata Rizal Paramarta, CEO Mbiz. 

    "Kami meyakini peningkatan transaksi pengadaan barang dan jasa selain berdampak positif terhadap bisnis perusahaan atau lembaga, juga berdampak pada pengembangan pelaku usaha dari industri lain yang menjadi matarantai ekosistem, seperti jasa logistik serta penyedia solusi pembiayaan.”
     
    Selain tetap fokus di bisnis B2B, Mbiz berencana mendapatkan pendanaan seri B dan berekspansi melalui sinergi kemitraan hingga ke segmen UMKM/UKM, SME, dan membuka kerja sama dengan pemerintah dengan berfokus kepada pengembangan super ekosistem yang  didukung oleh integrasi teknologi.
     
    “Rencana mendapatkan pendanaan Series B sebesar USD20 juta, serta dukungan pertumbuhan yang signifikan di tahun 2019, akan mencukupi “runway” Mbiz untuk mencapai keuntungan positif di tahun 2021,” ujar Rizal.
     
    Ryn Hermawan, COO dan Co-Founder Mbiz, mengatakan bahwa pencapaian yang berhasil ditorehkan Mbiz, serta kepercayaan yang terus diperoleh, merupakan buah-hasil dari visi dan misi yang sedari awal dikembangkan oleh Mbiz, yaitu membangun, menyinergikan, dan turut mendukung peningkatan kinerja dan kompetensi setiap stakeholder, sehingga mampu menjadi sebuah super ekosistem yang saling berkontribusi.
     
    Terkait dengan jenis barang dan jasa yang paling sering ditransaksikan secara B2B untuk kebutuhan e-procurement, Andhie Saat, CCO Mbiz, memaparkan data penting. Barang dan jasa yang masuk ke jajaran 10 besar paling banyak dibutuhkan adalah: kebutuhan terhadap tenaga alihdaya, layanan instalasi, Event Organizer, gimik-gimik untuk pemasaran – termasuk produk-produk terkustomisasi, perlengkapan laboratorium, layanan web dan cloud, perlengkapan untuk keamanan dan kesehatan, penyewaan alat-alat berat, perlengkapan industri, dan E-Management Printing System.
     
    Perusahaan-perusahaan yang paling banyak melakukan transaksi e-procurement di Mbiz adalah perusahaan dari industri Fast Moving Consumer Goods (FMCG) dan ritel (50 persen), properti dan real-estate (25 persen), farmasi (15 persen), dan perusahaan teknologi/startup (5 persen).


    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id