Spotify Alami Peningkatan Pelanggan Signifikan pada Q2

    Lufthi Anggraeni - 01 Agustus 2020 10:31 WIB
    Spotify Alami Peningkatan Pelanggan Signifikan pada Q2
    Spotify merilis laporan finansial Q2 2020, menunjukan pertumbuhan pada jumlah pengguna aktif bulanan.
    Jakarta: Spotify merilis laporan finansial Q2 2020 perusahaannya, dan laporan ini menampilkan bahwa perusahaan platform streaming asal Swedia ini mengalami peningkatan Monthly Active User (MUA) menjadi 299 juta.

    Angka tersebut mewakili peningkatan 29 persen jika dibandingkan dengan tahun 2019 lalu, dan peningkatan lima persen jika dibandingkan Q1 2020. Mengutip GSM Arena, pendapatan dari pelanggan versi Premium Spotify juga mengalami peningkatan.

    Namun Spotify dilaporkan mengalami penurunan dalam hal Free Cash Flow, utamanya akibat keberlanjutan dari ketidakpastian yang terjadi sebagai dampak dari pandemik Covid-19. Dalam laporannya, Spotify menyimpulkan bahwa perusahaannya dalam puncak dari kisaran panduan.

    Pertumbuhan di Amerika Utara dilaporkan melampaui ekspektasi dengan peningkatan jumlah pengguna dan pendapatan berada dalam fase yang stabil sejak tahun 2019 lalu. India juga menjadi pasar dengan performa melampaui ekspektasi Spotify.

    Di pasar India, Spotify menyebut peningkatan signifikan ini didukung oleh performa kuat dari kampanye pemasaran di wilayah tersebut. Amerika Latin dan pasar lain di dunia juga dilaporkan mengalami pertumbuhan cepat.

    Di wilayah Amerika Latin, Spotify mengalami peningkatan sebesar 33 persen, sedangkan di wilayah lain di seluruh dunia, perusahaan streaming musik ini mengalami peningkatan sebesar 58 persen, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

    Pada bulan April dan Mei lalu, Spotify melaporkan perlambatan pertumbuhan di pasar Amerika Latin dari pasar lain di dunia, namun kembali pulih pada bulan Juni lalu, sebab pada bulan tersebut terjadi peningkatan pengaktifan ulang.

    Ekspektasi cukup tinggi untuk LATAM dan pasar lain di dunia, namun kesuksesan di Amerika Utara membantu melampaui hasil tersebut. Spotify mengungkap per tanggal 30 Juni, jam konsumsi global telah kembali pulih hingga ke level sebelum pandemi.

    Seluruh wilayah telah pulih sepenuhnya, dan Asia Pasifik dan Uni Eropa memimpin perubahan ini karena pasar tersebut merupakan pasar pertama lokasi penyebaran virus dan mengalami perlambatan kasus penyebaran.

    Menyoal platform, metode mendengarkan di mobil pada akhir Q2 mengalami penurunan sebesar 10 persen jika dibandingkan dengan periode sebelum Covid, dan dibandingkan dengan penurunan sebesar 50 persen pada bulan April.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id