Samsung Prediksi 5G Dorong Penjualan Chip di 2020

    Lufthi Anggraeni - 20 Maret 2020 09:45 WIB
    Samsung Prediksi 5G Dorong Penjualan Chip di 2020
    Samsung justru memprediksi pasar smartphone akan mengalami pertumbuhan pada tahun 2020, di tengah penyebaran virus korona.
    Jakarta: Presiden Samsung Mobile dan Network Business Koh Dong-jin, atau lebih dikenal sebagai DJ Koh, memprediksi bahwa pasar smartphone global akan mengalami pertumbuhan pada tahun ini, namun mengalami beberapa kendala terkait dengan virus korona.
     
    Penyebaran virus korona yang belum menunjukan penurunan disebut Koh berdampak pada pasar smartphone. Meskipun demikian, permintaan terhadap smartphone 5G tetap diprediksi akan mengalami peningkatan, seperti laporan Phone Arena.
     
    Samsung baru saja merilis ponsel unggulan terbarunya di semester pertama dan penjualan lini Galaxy S20 disebut masih berada di bawah prediksi. Penyebaran virus korona jelas berdampak secara signifikan pada prestasi penjualan tersebut.
     
    Space Zoom dengan zoom hibrida 100x terdengar menarik, namun banderol harga USD1.400 (Rp) pada Galaxy S20 Ultra 5G dinilai cukup menahan minat beli konsumen, mengingat kebutuhan akan hal lain seperti hand sanitizer lebih diutamakan.
     
    Meskipun demikian, kepala Samsung Consumer Electronics Kim Hyun-suk menyebut masih terlalu awal untuk memastikan dampak COVID-19 terhadap bisnis konsumen Samsung. Kim menyebut bahwa perusahaannya memperkirakan pasar elektronik konsumen akan mengalami peningkatan pada tahun ini.
     
    Namun dengan penyebaran virus korona yang cepat, ketidakpastian mengalami pertumbuhan lebih cepat dari sebelumnya, dan Kim menilai sangat sulit untuk memprediksikan masa depan. Menyoal chipset, Samsung mengaku optimis terkait tahun 2020 ini, berbeda dengan produsen kompetitornya yang telah menyerah pada prediksi penjualan mereka.
     
    Samsung mengaku melihat permintaan tinggi untuk chipset yang digunakan pada jaringan nirkabel 5G, pusat data, dan automobile. Dengan peningkatan permintaan chip, pasokan akan mengalami penyusutan, menurut Kim, sebagai langkah dasar bagi perusahaan termasuk Samsung dalam memproduksi chip 5nm, alih-alih meningkatkan kapasitas.
     
    Pada 5nm, chipset Samsung akan berbekal 127 juta transistor per milimeter persegi, menjadikannya lebih bertenaga dan efisien daya jika dibandingkan dengan chipset yang saat ini menggunakan node 7nm.
     
    Sementara itu, laporan ini membantu saham Samsung meningkat sebesar 0,6 persen di tengah penurunan pasar di Korea Selatan sebesar 0,5 persen. Jumlah peserta yang menghadiri rapat pemegang saham Samsung menurun dari 1000 pada tahun lalu, hingga 400 pada tahun ini akibat penyebaran virus korona.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id