Pecat Karyawan Tua, IBM Dituduh Melakukan Diskriminasi

    Ellavie Ichlasa Amalia - 23 Maret 2018 09:30 WIB
    Pecat Karyawan Tua, IBM Dituduh Melakukan Diskriminasi
    Ilustrasi. (Wikipedia)
    Jakarta: Penyelidikan atas proses penerimaan pekerja baru dan pemecatan karyawan lama pada IBM menunjukkan bahwa perusahaan itu melanggar peraturan anti-diskriminasi karena memecat karyawan yang lebih tua, lapor ProPublica.

    Media itu meninjau dokumen internal perusahaan, rekam jejak publik serta mengumpulkan informasi dengan memberikan daftar pertanyaan dan melakukan wawancara pada lebih dari 1.000 mantan pegawai IBM. 

    "ProPubilca memperkirakan, dalam lima tahun belakangan, IBM telah memecat lebih dari 20 ribu pekerja Amerika yang berumur 40 tahun atau lebih tua, sekitar 60 persen dari perkiraan total pegawai yang mereka pecat pada periode tersebut," lapor ProPublica. 

    Tujuan IBM tampaknya adalah menggantikan pegawai yang lebih tua dengan karyawan lebih muda. Menurut laporan Digital Trends, IBM memecat para karyawan yang lebih tua karena keahlian mereka yang tak lagi sesuai dengan zaman.

    Namun, IBM kembali mempekerjakan mereka sebagai kontraktor sehingga mereka melakukan tugas yang sama hanya saja dengan gaji yang lebih kecil dan tanpa adanya keuntungan tambahan seperti asuransi. 

    Tidak hanya itu, pegawai lebih tua yang menjadi target pemecatan didorong untuk melamar di posisi lain dan melatih calon pengganti mereka meski para manager diminta untuk tidak mempertimbangkan menerima orang-orang yang lebih tua ini.

    Salah satu mantan pegawai IBM yang menjadi narasumber ProPublica adalah Marjorie Madfis, seorang digital marketing strategist yang bekerja di New York. Dia telah bekerja untuk IBM selama 17 tahun. Dia mendadak dipecat tanpa alasan yang jelas. Dia berumur 57 tahun ketika dia dipecat. 

    Selain dirinya, IBM juga memecat enam orang dari timnya yang berisi sembilan orang. Semua orang yang dipecat merupakan wanita berumur 40-an dan 50-an. Sementara dua orang dari tim Madfis yang tak dipecat adalah dua pria yang berumur lebih muda. IBM juga dituduh mengambil beberapa langkah untuk meningkatkan angka pengunduran diri sehingga mereka tidak perlu memecat karyawan. 

    IBM membantah tuduhan ini. Juru bicara IBM mengatakan bahwa perusahaan mematuhi peraturan yang ada dan IBM adalah "satu-satunya perusahaan teknologi yang tidak hanya bertahan hidup tapi juga sukses selama lebih dari 100 tahun," katanya.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id