Listirik Padam Massal Penyebab Jaringan Telekomunikasi Padam - Medcom

    Listirik Padam Massal Penyebab Jaringan Telekomunikasi Padam

    Cahyandaru Kuncorojati - 04 Agustus 2019 19:24 WIB
    Listirik Padam Massal Penyebab Jaringan Telekomunikasi Padam
    Ilustrasi.
    Jakarta: Peristiwa padamnya listrik di Jabodetabek hingga sebagian kawasan Jawa Barat ternyata berdampak terhadap layanan lain termasuk telekomunikasi. Dari pantauan Medcom.id, seluruh layanan telekomunikasi dari operator di Indonesia mengalamai gangguan pada hari Minggu, 4 Agustus 2019.

    Tercatat listrik mulai padam sekitar pukul 12.30 WIB. Umumnya saat listrik padam untuk sebagian daerah maka layanan telekomunikasi tidak sepenuhnya terganggu. Hanya beberapa daerah yang mungkin fasilitas Base Transceiver Station (BTS) terdekatnya padam tapi sebagian sudah dibekali dengan baterai cadangan.

    Dari hasil pengamatan, layanan telekomunikasi lumpuh total, terutama di layanan internet. Beberapa sinyal layanan operator telekomunikasi beberapa kali hilang dan muncul di indikator sinyal smartphone.

    Kondisi ini diperburuk dengan layanan internet yang ternyata tidak berfungsi sama sekali meksipun ada indikator kekuatan sinyal menunjukkan kualitas 3G seperti H+ maupun 4G. Sementara layanan pesan singkat atau SMS masih bisa dilakukan.

    Para operator telekomunikasi mengakui dampakn listrik yang padam terhadap layanan mereka. Informasi ini segera diberikan masing-masing operator saat layanan internet perlahan pulih sekitar 17.30 WIB.

    SVP Head of Corporate Communication Indosat Ooredoo, Turina Farouk adalah yang pertama mengakuinya. "Gangguan pasokan listrik di beberapa daerah seperti Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, 10 persen jaringan Indosat Ooredoo terkena dampaknya dan berimbas menurunnya kualitas layanan," tutur Turina.

    Hal senada juga disampaikan Telkomsel. VP Corporate Communication Telkomsel, Denny Abidin menyampaikan bahwa Telkomsel masih mendata jumlah perangkat jaringan yang terkena dampak penurunan kualitas akibat ganggunan tersebut.

    "Dan memastikan backup power berfungsi di perangkat jaringan kami secara maksimal," ungkap Denny dalam pesan singkat. Pihak Smartfren juga menyatakan tengah mengambil langkah yang sama dan mengklaim layanannya tidak terlalu berdampak atas padamnya listrik di sebagian Pulau Jawa.

    VP Technology Relations and Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo menyatakan bahwa fasilitas BTS mereka secara otomatis langsung melakukan backup power dengan berganti menggunakan pasokan listrik dari baterai.

    Sementara Group Head Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuningsih menyatakan bahwa jaringan layanan XL berdampak sebesar 20 persen atas peristiwa listrik padam massal hari ini.

    "Tidak setiap pelanggan mengalami penurunan kualitas layanan meskipun di lokasi tempatnya mengalami listrik padam," ungkap perempuan yang disapa Ayu.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id