Ini Penampakan Warna Baru Galaxy S21+

    Lufthi Anggraeni - 20 Januari 2021 12:09 WIB
    Ini Penampakan Warna Baru Galaxy S21+
    Samsung dikabarkan mempersiapkan Galaxy S21+ dalam opsi warna Phantom Green.



    Jakarta: Trio Galaxy S21 akan mulai dipasarkan pada pekan depan melalui toko ritel mitra resmi, dan sejumlah warna tersedia secara eksklusif pada toko online Samsung. Namun, Samsung dikabarkan merahasiakan satu opsi warna Galaxy S21+, Phantom Green.

    Phantom Gold dan Phantom Red merupakan warna eksklusif yang ditampilkan selama pengumuman. Namun mengutip GSM Arena, Samsung Australia mengunggah informasi lebih rinci terkait hal yang akan tersedia pada perangkat saat pre-order, termasuk warna Phantom Green untuk Galaxy S21+.






    Sayangnya, belum tersedia gambar yang menampilkan smartphone dalam warna tersebut pada situs resmi Samsung dan belu tersedia cara untuk memesan Galaxy S21+ dengan warna Phantom Green tersebut.

    LetsGoDigital telah menciptakan gambar render 3D dari prediksi tampilan Galaxy S21+ berwarna Phantom Green. Ponsel cerdas dengan warna ini disebut bukanlah edisi spesial, sebab informasi yang beredar menyebut Galaxy S21+ warna ini akan tersedia dalam konfigurasi ruang penyimpanan 128GB dan 256GB seperti unit Galaxy S21+ lain.

    Selain itu, Galaxy S21+ berwarna Phantom Green juga disebut akan dipasarkan dengan harga yang sama. Hingga saat ini, belum tersedia informasi menyoal waktu ketersediaan smartphone dengan warna baru ini, meski seharusnya juga telah dapat dipesan sebelum periode pre-order pada tanggal 29 Januari berakhir.

    Sebelumnya, merayakan kehadiran seri Galaxy S21, Samsung mengenang perjalanannya dalam menghadirkan teknologi canggih di seri Galaxy S ini, dengan mengunggah riwayat dari teknologi kamera yang mendukung masing-masing smartphone pada seri tersebut, dari Galaxy S, Galaxy S2, hingga Galaxy S21.

    Sementara itu, pengadilan banding Korea Selatan secara resmi mengumumkan bahwa Lee Jae Yong, pewaris Samsung dan putra dari Almarhum pemilik Samsung, telah dijatuhi hukuman hingga 2,5 tahun penjara.

    Keputusan ini diumumkan setelah tiga tahun proses pengadilan terkait dengan tuduhan bahwa Lee mencoba menyuap salah satu pihak di kantor kepresidenan. Pada tahun 2017, Lee dilaporkan menawarkan KRW30 miliar atau sekitar USD27,6 juta (Rp388,05 triliun) kepada Choi Seo Won.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id