Go Online, Penjualan Pasar Tradisional Naik 4 Kali Lipat

    Cahyandaru Kuncorojati - 05 April 2021 08:34 WIB
    Go Online, Penjualan Pasar Tradisional Naik 4 Kali Lipat
    foto: Tokopedia



    Jakarta: Tokopedia mengumumkan inisiatif lokal di berbagai kota di Indonesia untuk membantu pegiat usaha, termasuk pasar tradisional di Jawa Barat, meningkatkan daya saing demi meraja di negeri sendiri melalui pemanfaatan teknologi.
     
    “Digitalisasi pasar tradisional merupakan salah satu wujud inisiatif hyperlocal Tokopedia. Pasar Cikurubuk dan Pasar Sehat Sabilulungan Cicalengka adalah contoh pasar tradisional yang merasakan dampak positif dari digitalisasi pasar melalui Tokopedia di Jawa Barat,” kata Head of Regional Growth Expansion (RGX) Tokopedia, Trian Nugroho.
     
    Pemerintah Kota Tasikmalaya merupakan pemerintah daerah pertama yang melakukan digitalisasi pasar tradisional lewat Tokopedia pada April 2020. Koperasi Pemasaran Pedagang Pasar Cikurubuk (KP3C) dilibatkan untuk memperkenalkan konsep baru ini kepada masyarakat setempat.
     
    “Pasar Cikurubuk Online telah menyokong lebih dari 100 pedagang setempat yang terdampak pandemi. Sejak bergabung dengan Tokopedia, perlahan jumlah pesanan di Pasar Cikurubuk Online mulai naik hingga lebih dari empat kali lipat dibandingkan sebelumnya,” ungkap Ketua Himpunan Pedagang Kota Tasikmalaya (HIPPATAS), H. Achmad Jahid.
     
    Selain memastikan kualitas produk yang ditawarkan oleh seluruh penjual, koperasi pasar juga diklaim aktif menggunakan beragam fitur, mulai dari TopAds dan Bebas Ongkir hingga turut serta dalam kampanye seperti Karnaval Pengguna Baru.
     
    Selain Pasar Cikurubuk, Pasar Sehat Sabilulungan Cicalengka juga menjadi salah satu pasar tradisional yang terus menggerakan perekonomian daerah di tengah pandemi melalui digitalisasi dengan berkolaborasi bersama Tokopedia.
     
    “Kehadiran platform digital menjadi solusi bagi para pedagang untuk kembali bangkit bersama melawan pandemi dengan memasarkan produk secara online,” Assistant Manager Koperasi Konsumen Pedagang Pasar Raja Cicalengka, Ridzky Alfaridzi.
     
    Dengan adanya sosialisasi intensif, kini ada lebih dari 100 pedagang di Pasar Sehat Sabilulungan Cicalengka Online. “Selama kuartal 1 tahun 2021, Pasar Sehat Sabilulungan Cicalengka telah mencacatkan peningkatan jumlah pesanan hingga lebih dari dua kali lipat,” tambah Ridzky.
     
    “Kami akan terus berupaya mempercepat adopsi platform digital bagi sebanyak-banyaknya pasar tradisional demi membantu pemulihan ekonomi nasional,” pungkas Trian.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id