comscore

Hanya 42% Notifikasi Push Berhasil Terkirim di Asia Tenggara

Cahyandaru Kuncorojati - 13 Mei 2022 11:06 WIB
Hanya 42% Notifikasi Push Berhasil Terkirim di Asia Tenggara
Ilustrasi
Jakarta: MoEngage melakukan penelitian menggunakan data pelanggan untuk mempelajari dampak aktivitas aplikasi pengguna pada tingkat pengiriman notifikasi push atau push notifications, mengungkapkan bahwa lebih dari setengah notifikasi push di Asia Tenggara tidak terkirim, dengan tingkat keberhasilan hanya 42 persen di wilayah tersebut. 

Karena smartphone terus membentuk perilaku konsumen di ekonomi mobile-first Asia Tenggara, banyak perusahaan beralih ke notifikasi push sebagai saluran komunikasi pilihan agar tetap kompetitif.
Namun, 40-70 persen notifikasi push tidak terkirim di pasar Android Asia Tenggara karena pengoptimalan baterai yang ketat oleh produsen smartphone asal Tiongkok yang mematikan aktivitas aplikasi di latar belakang. 

Dengan Android yang mendominasi lebih dari 84 persen pangsa pasar di wilayah tersebut, setiap notifikasi push yang tidak terkirim berdampak negatif terhadap metrik keterlibatan pelanggan yang penting seperti rasio klik-tayang dan menyebabkan hilangnya peluang untuk melibatkan, mengonversi, dan mempertahankan pelanggan.

MoEngage melakukan penelitian pada data notifikasi push dan menemukan bahwa:

1. Tarif pengiriman notifikasi push berbeda di masing-masing industri 
E-commerce (45 persen), aplikasi keuangan (28 persen), perjalanan dan perhotelan (28 persen), media dan hiburan (7 persen), aplikasi lain (37 persen). Hal ini dikarenakan konsumen menggunakan aplikasi tersebut dengan frekuensi yang bervariasi. Misalnya, konsumen dapat mendengarkan musik dari aplikasi streaming audio setiap hari tetapi hanya menggunakan aplikasi pemesanan tiket sebulan sekali.

2. Aktivitas pengguna berperan dalam tingkat pengiriman notifikasi push 
Meskipun keterkinian dan jumlah klik berdampak 18 persen pada keterjangkauan pengguna, jumlah sesi aplikasi berdampak 7 persen pada keterkiriman atau deliverability notifikasi push.

3. Ada korelasi langsung antara aktivitas terakhir pengguna di aplikasi dan tingkat pengiriman notifikasi push
Tingkat pengiriman tertinggi lebih dari 80 persen telah diamati untuk aplikasi yang memiliki aktivitas dalam 24 jam terakhir. Angka ini turun setengahnya setelah seminggu, menjadi 44 persen dan bahkan lebih rendah. Dari semua konsumen yang berhasil menerima notifikasi push, sekitar 73 persen aktif dalam 2 minggu terakhir.

“Data kami menunjukkan bahwa untuk meningkatkan jangkauan pengguna melalui notifikasi push pada tahun 2022, sangatlah penting bagi setiap bisnis digital di Asia Tenggara untuk mengoptimalkan dan meningkatkan interaksi aplikasi pengguna,” kata Saurabh Madan, Wakil Presiden dan General Manager Asia Tenggara, Australia dan Selandia Baru, MoEngage.

“Inilah sebabnya kami mengembangkan teknologi Push Amplification, untuk menjembatani kesenjangan dan membantu organisasi dalam ekonomi mobile-first ini untuk meningkatkan penyampaian notifikasi push sambil memastikan bahwa North Star Metric mereka terus tumbuh, dan kami telah melihat kesuksesan besar sejauh ini.”

MoEngage meluncurkan Push Notification Deliverability Benchmarks–Users’ Last Activity, 2022  yang menganalisis data dari kampanye notifikasi push yang dijalankan oleh pelanggan MoEngage yang tersebar di 10+ negara di India dan Asia Tenggara.

(MMI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id