Palapa Ring Barat Lakukan Pemulihan Secara Intensif

    Lufthi Anggraeni - 12 Februari 2021 10:18 WIB
    Palapa Ring Barat Lakukan Pemulihan Secara Intensif
    Palapa Ring Barat melakukan perbaikan secara intensif untuk kabel optik yang sempat terputus di wilayahnya.



    Jakarta: Akses telekomunikasi Palapa Ring Barat sempat terputus akibat kerusakan kabel fiber optik. Hal ini menyebabkan gangguan jaringan pada jalur Batam hingga Tarempa yang menghubungkan Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Kepulauan Natuna.

    “Ini bukan peristiwa pertama kali jaringan Palapa Ring Barat terputus sejak proyek ini diresmikan, namun peristiwa kali ini adalah yang pertama kali menyebabkan gangguan akses telekomunikasi di Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Natuna.” ujar Direktur PT Palapa Ring Barat Syarif Lumintarjo.




    Namun, gangguan layanan telekomunikasi yang terjadi pada tanggal 2 hingga 3 Februari 2021 lalu pada wilayah tersebut ini dinyatakan telah berhasil ditangani dan dapat kembali digunakan, dengan memanfaatkan akses jaringan Singkawang - Natuna - Anambas.

    Syarif juga menyebut bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak agar proses pemulihan dilaksanakan dengan secepatnya. Saat ini, lanjut Syarif, pihaknya tengah melakukan pemulihan kabel optik terputus secara intensif.

    PT Palapa Ring Barat turut mengimbau berbagai pihak pengguna infrastruktur Palapa Ring Barat untuk berhati-hati dalam beraktivitas di sekitar area infrastruktur. Sebab kesalahan kecil di area tersebut berpotensi menyebabkan dampak besar bagi masyarakat.

    Sebagai informasi, Proyek Palapa Ring Barat telah berlangsung sejak 2017 dan menghasilkan jaringan 4G untuk wilayah paket Barat ini telah menerapkan jaringan sesuai dengan praktik industri yang baik, yaitu memiliki jaringan dua arah serta memiliki main back up pada jaringan.

    Palapa Ring Barat telah selesai membangun jaringan backbone berbasis serat optik yang menghubungkan kota atau kabupaten yaitu Dumai, Bengkalis, Siak, Tebing Tinggi, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Bemban (Batam), Tarempa, Ranai, Singkawang, Kualatungkal, dan Daik Lingga.

    Jaringan backbone serat optik tersebut mempunyai kapasitas sebesar 100 Gbps dan kota yang dihubungkan Palapa Ring Barat ini telah dibangun NOC. Proyek ini juga menjangkau wilayah Provinsi Riau, Kepulauan Riau sampai dengan Pulau Natuna, dan Kalimantan Barat, sebagai bagian dari interkoneksi dengan jaringan serat optik yang telah dibangun.

    Total panjang kabel serat optik yang menghubungkan dan menjangkau wilayah tersebut dengan sekitar 2.000 km. Melalui ketersediaan infrastruktur telekomunikasi berkapasitas besar dan terpadu ini, pihak terkait berharap dapat memberikan jaminan kualitas komunikasi berkualitas tinggi, aman, dan murah kepada masyarakat di wilayah 3T. 

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id