Watergen, Pengubah Udara Menjadi Air, Meriahkan Disrupto

    Cahyandaru Kuncorojati - 24 November 2019 12:38 WIB
    Watergen, Pengubah Udara Menjadi Air, Meriahkan Disrupto
    Watergen memperkenalkan solusi pengubah udara menjadi air siap minum di Disrupto 2019.
    Jakarta: Watergen memperkenalkan solusi karyanya untuk menghadirkan sumber air tanpa merusak lingkungan di ajang Disrupto 2019. Solusi ini diperkenalkan oleh perwakilan Watergen USA Zach Fenster.

    Fenster memaparkan bahwa air merupakan kebutuhan dasar untuk menunjang kehidupan makhluk hidup. Sayangnya, saat ini keterbatasan ketersediaan air bersih menjadi masalah yang tengah dihadapi oleh masyarakat dunia.

    "Namun di sini dan di seluruh dunia, air mengalami defisit, tercemar, dan tidak bisa diminum. Kini ada solusi menggunakan air kemasan dengan botol plastik, tetapi ini justru menciptakan masalah baru, yakni sampah," ujar Fenster.

    Sejumlah perusahaan menghadirkan air minum dalam kemasan sebagai solusi, namun hal ini dinilai Fenster tidak mampu menghilangkan masalah krisis air. Masalah krisis air ini, lanjut Fenster, disebabkan oleh jumlah populasi masyarakat yang terlalu tinggi, dan tidak sebanding dengan jumlah sumber air.

    Selain itu, peningkatan populasi dan perubahan iklim dunia turut menjadi salah satu faktor pendukung krisis air ini. Sebab, selain menyebabkan sumber daya air berkurang, sejumlah faktor ini juga menyebabkan sumber air tercemar.

    Tidak hanya di negara berkembang, Fenster juga menyebut krisis air bersih juga terjadi di negara maju. Sebagian besar negara maju mengalami krisis air akibat pencemaran air dengan tingkat tinggi.

    Mesin karya Watergen menawarkan solusi berkemampuan untuk mengubah udara menjadi air, dengan empat langkah yaitu menarik udara dari atmosfer ke alat bernama water generator. Kemudian, mesin ini membersihkan udara dari partikel polusi guna membuat udara menjadi bersih dan murni.

    Pada langkah ketiga, udara yang murni dan bersih diarahkan masuk ke GENius heat exchange, teknologi berkemampuan menjalankan proses pendinginan dan pengubah udara menjadi air.

    Air kemudian disaring kembali agar menjadi air murni, dan ditambahkan mineral guna meningkatkan kualitas air untuk konsumsi. Pada langkah terakhir, air tersebut disimpan dalam ruang penyimpanan khusus agar kondisi air tetap segar, sehat dan mempertahankan kualitasnya.

    Fenster juga menyebut bahwa kualitas udara di Jakarta tidak terlalu buruk, jika dibandingkan dengan Beijing. Udara Jakarta, lanjut Fenster, memiliki kelembaban dan lebih mudah untuk diubah menjadi air.

    Zach memaparkan, cara kerja produk Watergen sebenarnya merupakan inovasi dari teknologi sederhana dengan nilai tambah dan diubah menjadi teknologi lebih maju. Fenster menekankan bahwa ketimbang produk lain, Watergen mampu membuat air yang berkualitas dan bisa diminum langsung.

    Teknologi ini juga diklaim Fenster terjangkau, sebab dapat menyelesaikan permasalahan banyak orang, dan masyarakat hanya harus menanggung biaya listrik.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id