XL dan Tri Siap Dukung Jaringan Telekomunikasi Ibu Kota Baru - Medcom

    XL dan Tri Siap Dukung Jaringan Telekomunikasi Ibu Kota Baru

    Cahyandaru Kuncorojati - 29 Agustus 2019 08:32 WIB
    XL dan Tri Siap Dukung Jaringan Telekomunikasi Ibu Kota Baru
    Ilustrasi.
    Jakarta: XL Axiata dan Tri Hutchinson ikut menyatakan siap mendukung pembangunan ibu kota baru Indonesia yang diumumkan Presiden Joko Widodo pada hari Senin, 26 Agustus 2019.

    Kedua operator seluler juga akan memberikan dukungan infrastuktur telekomunikasi dan teknologi digital yang dibutuhkan di dua wilayah ibu kota baru, sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantaan Timur.

    "Pusat pemerintahan pasti membutuhkan infrastruktur jaringan telekomunikasi dan data yang terbaik untuk mendukung aktivitas pemerintahan," ungkap Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih.

    Dalam pernyataan, perempuan yang disapa Ayu ini mengklaim XL siap membangun infrastruktur yang dibutuhkan sebagai bentuk dukungan rencana besar pemerintah. Pendapat serupa juga disampaikan Wakil Presiden Direktur Tri Indonesia, Danny Buldansyah.

    "Tentunya keputusan Pemerintah sudah melalui kajian-kajian, sehingga keputusan ini tepat untuk kemajuan Indonesia. Tri akan mendukung keputusan ini dan akan menyediakan layanan telekomunikasi seluler terbaik," tutur Danny kepada Medcom.id.

    Pihak Tri enggan memberikan rincian kesiapan infrastruktur yang mungkin dimiliki di kawasan Kalimantan Timur atau keseluruhan Pulau Kalimantan. Berbeda dengan XL yang secara lengkap menyebutkan rencana mereka.

    "Saat ini XL Axiata juga sudah memiliki infrastruktur yang cukup baik dan kuat di sana. Jaringan kami telah didukung dengan backbone fiber optik yang menghubungkan Kalimantan dengan Sulawesi, Bali-Lombok, Jawa, dan Sumatera, begitu pula dengan jaringan antar kota di Kalimantan," jelas Ayu.

    "Begitu lokasi tepatnya ditentukan, maka kami pun akan mulai menperluas ekspansi jaringan di dalam Ibu Kota baru sejalan dengan proses perpindahan ibu kota nantinya," imbuh Ayu.

    Diklaim Ayu bahwa XL saat ini sudah memiliki 7.000 fasilitas Base Transreceiver Station di seluruh Pulau Kalimantan dengan lebih dari 5.000 unit di antaranya sudah mendukung jaringan 3G dan 4G sekaligus.

    Sebelum Presiden Joko Widodo menyebutkan dua nama wilayah yang menjadi rencana lokasi ibu kota baru, operator seluler Telkomsel sudah lebih dulu memamerkan data aset jaringan telekomunikasi yang ada di kawasan Kalimantan Timur dan keseluruhan Pulau Kalimantan.

    Melihat perbandingan dari seluruh operator seluler Tanah Air, diakui Telkomsel termasuk yang memiliki jaringan paling lengkap di kawasan Kalimantan Timur. Namun, operator seperti Smartfren juga sudah lebih dulu berfokus mematangkan jaringan telekomunikasi 4G di kawasan ini untuk layanan mereka.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id