Pertama Kalinya, MediaTek Berhasil Kalahkan Qualcomm

    Lufthi Anggraeni - 28 Desember 2020 11:06 WIB
    Pertama Kalinya, MediaTek Berhasil Kalahkan Qualcomm
    MediaTek menjadi produsen chipset smartphone teratas selama Q3 2020 menurut Counterpoint Research.



    Jakarta: Industri smartphone mengalami perubahan selama kuartal ketiga tahun 2020, yaitu sejak bulan Juli hingga September lalu. Menurut laporan Counterpoint Research, MediaTek melengserkan posisi Qualcomm sebagai penyedia chipset teratas pada industri smartphone.

    Selama kuartal ketiga tahun 2020 lalu, MediaTek memperoleh pangsa pasar sebesar 31 persen. Kesuksesan MediaTek ini dikaitkan Counterpoint Research dengan penjualan ponsel kuat di pasar perangkat dengan kisaran harga USD100 (Rp1,4 juta) hingga USD250 (Rp3,5 juta).




    MediaTek mengalami pertumbuhan secara signifikan pada segmen perangkat di rentang tersebut di dua pasar smartphone besar dunia, yaitu di Tiongkok dan India. Penawaran chipset dari Qualcomm yang tergolong tinggi dilaporkan turut berdampak pada harga jual perangkat, sehingga sebagian besar konsumen lebih memilih perangkat lebih terjangkau dengan dukungan chipset MediaTek.

    Namun, Qualcomm masih mengalami pertumbuhan selama kuartal ketiga 2020 lalu, dengan pangsa pasar 39 persen. Pertumbuhan ini menjadikan Qualcomm sebagai penyedia chipset 5G terbesar tahun ini, dan pasar untuk chipset 5G tersebut berlipat ganda pada Q3 lalu.

    Counterpoint Research melaporkan bahwa 17 persen dari seluruh ponsel yang terjual selama Q3 2020 mendukung jaringan 5G. Angka itu diprediksi akan mengalami peningkatan 33 persen untuk kuartal empat yang dimulai pada bulan Oktober hingga Desember ini.

    Potensi besar di ranah 5G ini juga diprediksi akan menjadi peluang bagi Qualcomm untuk merebut kembali posisinya sebagai produsen chipset smartphone teratas dunia. Dari perolehan pangsa pasar MediaTek sebesar 31 persen ini meningkat 19 persen, jika dibandingkan dengan 25 persen pangsa pasar milik MediaTek pada tahun 2019 lalu.

    Sementara itu selama periode waktu yang sama, bagian Qualcomm dari bisnis chipset untuk handset juga mengalami penurunan dari 31 persen menjadi 29 persen. Selain itu, laporan Counterpoint Research menempatkan Apple di urutan ketiga daftar produsen chipset smartphone teratas dunia.

    Berkat chipset A-Series yang dibuat secara khusus untuk smartphone dan tablet karyanya, Apple menguasai 12 persen pasar chipset smartphone dunia. Sedangkan di belakang Apple, Counterpoint Research menempatkan Samsung dan HiSilicon Huawei.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id