Facebook Tuntut Balik BlackBerry, Alasannya?

    Ellavie Ichlasa Amalia - 06 September 2018 11:00 WIB
    Facebook Tuntut Balik BlackBerry, Alasannya?
    Facebook menuntut BlackBerry atas pelanggaran paten. (AFP PHOTO / Josep LAGO)
    Jakarta: Facebook menuntut BlackBerry atas pelanggaran hak cipta.

    Tuntutan ini muncul beberapa bulan setelah BlackBerry menuntut Facebook, menuduh perusahaan media sosial itu dan WhatsApp juga Instagram -- keduanya adalah perusahaan di bawah Facebook -- telah melanggar paten aplikasi pengirim pesan buatan BlackBerry.

    Dalam tuduhan yang dimasukkan ke pengadilan federal San Francisco, Facebook menuduh BlackBerry telah melanggar beberapa teknologi dan proses yang telah dipatenkan terkait pengiriman pesan suara, teknik pengiriman gambar dan pelacakan juga analisa data GPS.

    Secara keseluruhan, Facebook meminta agar BlackBerry didenda dalam jumlah yang tak ditentukan atas pelanggaran enam paten, seperti yang disebutkan The Verge.

    Pada bulan Maret, BlackBerry menuntut Facebook mengatakan bahwa perusahaan media sosial itu "menggunakan sejumlah fitur keamanan inovatif, antarmuka dan penambah fungsi yang membuat produk-produk BlackBerry menjadi sangat sukses."

    Beberapa paten yang dimaksud BlackBerry meliputi elemen antarmuka seperti tampilan waktu pada pesan dan fitur untuk men-tag teman dan keluarga pada foto.

    BlackBerry dan pengirim pesan BBM menjadi populer pada pertengahan hingga akhir 2000-an sementara Facebook meluncurkan aplikasi messaging Messenger pada 2013.

    Pada 2014, Facebook membuat pengguna media sosialnya tidak bisa mengirimkan pesan secara langsung dari Facebook dan memaksa mereka untuk menggunakan aplikasi Messenger.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id