Qualcomm Kombinasikan VR dan AR Didukung 5G

    Cahyandaru Kuncorojati - 06 Desember 2019 09:32 WIB
    Qualcomm Kombinasikan VR dan AR Didukung 5G
    Konsep headset atau kacamata AR/VR Qualcomm bertenaga chipset Snapdragon XR2.
    Maui: Qualcomm kembali meneruskan pengembangan platform XR yang ditujukan untuk memadukan teknologi virtual reality (VR), augmented reality (AR), dan mixed reality (MR). Di Qualcomm Tech Summit 2019 diperkenalkan platform terbaru dengan chipset Snapdragon XR2.

    Berbeda dari seri tahun lalu, Snapdragon XR2 kini ikut mendukung teknologi 5G dan AI yang juga jadi keunggulan di Snapdragon 865. Pihak Qualcomm menyatakan bahwa pengembangan chipset ini karena menyadari banyak teknologi pendukung yang tidak bisa dimuat di chipset smartphone.

    Director & Head of XR Qualcomm, Hiren Bhinde menyatakan alasan tersebut yang mendorong Qualcomm konsisten mengembangkan platform standalone demi menyajikan pengalaman AR/VR dan MR yang lebih luas. Jadi chipset Snapdragon XR2 ditanamkan di headset atau kacamata buatan OEM.

    "Teknologi XR adalah sesuatu yang rumit, seperti yang dijelaskan kemarin kami punya target untuk mengatasi kerumitan tersebut untuk bisa menghadirkan manfaat bagi penggunanya," ungkap Bhinde.

    Qualcomm Kombinasikan VR dan AR Didukung 5G

    Bhinde menyebutkan ada lima pilar yang menjadi fokus pengembangan Qualcomm Snapdragon XR2 untuk menyediakan kemampuan di headset buatan OEM.

    Qualcomm Snapdragon XR2 diklaim punya kinerja CPU dan GPU yang lebih baik. Kemampuannya mendukung bandwidth video empat kali lipat dan resolusi enam kali lebih tinggi dari seri Snapdragon XR seri pertama.

    GPU di Snapdragon XR2 mendukung kemampuan rendering lebih tinggi, sehingga grafis atau visual yang diproyeksikan bisa leibih nyata. Kualitas grafis termasuk video disajikan dalam refresh rate tinggi yang tetap hemat konsumsi daya.

    Snapdragon XR2 menyajikan resolusi gambar atau video 3K untuk masing-masing lensa kanan dan kiri headset dengan frame rate 90fps. Keduanya bisa menyajikan resolusi 8K di 60fps. Jadi konten video maupun animasi akan terlihat sangat tajam dan nyata setiap gerakannya.

    Kemampuan ini turut didukung dengan modem 5G di dalamnya. Koneksi 5G yang identik dengan kecepatan unduh atau bandwidth koneksi cepat serta latensi tinggi bisa menyajikan konten real-time tanpa terputus alias patah-patah.

    Soal interaksi, Qualcomm Snapdragon XR2 menyediakan dukungan untuk tujuh sensor kamera yang bisa dipasang pada headset OEM yang menggunakannya. Tujuh kamera ini bisa digunakan untuk beragam jenis sensor yang membuka kemampuan interaksi sangat lengkap saat menggunakan atau mengakses konten di headset AR/VR.

    Qualcomm Kombinasikan VR dan AR Didukung 5G

    Kemampuan audio yang dibawa oleh Qualcomm Snapdragon XR2 juga bukan hanya menghasilkan suara yang jernih. Kini setiap headset dengan chipset ini bisa mendukung kemampuan perintah suara dan context detection.

    Context detection membantu pengguna saat berada di dunia digital via headset AR/VR tetap bisa mengetahui kondisi di sekitarnya. Misalnya, saat Anda bermain game AR/VR, sistem di headset akan memberikan notifikasi ada suara bayi anak Anda menangis.

    Terakhir, kemampuan yang juga masih tidak terlepas dari koneksi 5G yang cepat dan latensi rendah adalah AI atauj kecerdasan buatan. Nantinya perangkat headset yang terhubung ke internet bisa melakukan pengolahan atau operasional di layanan edge cloud.

    Jadi Anda bisa menggunakan headset AR/VR tanpa terhubung kabel. Penggunanya bisa bebas bergerak sambil menggunakan perangkat tersebut.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id