Targetkan UKM, EnGenius Hadirkan EnGenius Cloud

    Lufthi Anggraeni - 30 Mei 2019 13:21 WIB
    Targetkan UKM, EnGenius Hadirkan EnGenius Cloud
    ?EnGenius Network mengumumkan kehadiran solusi EnGenius Cloud.
    Jakarta: EnGenius Network mengumumkan kehadiran solusi EnGenius Cloud, menggunakan teknologi komputasi cloud tercanggih yang ditanamkan dalam solusi pengelolaan jaringan nirkabel berbasis cloud pertamanya.

    Layanan ini ditujukan bagi perusahaan skala kecil dan menengah di Indonesia, diharapkan dapat membantu administrator TI dari UKM lokal dalam merencanakan dan menjalankan ribuan jaringan canggih dalam hitungan menit.

    EnGenius Cloud dibangun di atas solusi cloud dengan pondasi berupa teknologi komputasi cloud yang beroperasi tanpa server atau serverless, dan dirancang sebagai Function-as-a-Service (FaaS). Solusi ini diklaim dapat bekerja dalam hitungan mikrodetik dan menawarkan skalabilitas yang tinggi.

    Solusi tersebut juga mendukung AI untuk komputasi cloud kuat dan dinamis di perangkat yang dikelola per lokasi. Sehingga solusi ini mampu mengontrol dan memonitor sampai 100.000 perangkat access point dan switch secara bersamaan, dengan satu akun.

    Dengan menggunakan FaaS yang tak membutuhkan server, kebutuhan jaringan bisa disesuaikan berdasarkan permintaan. Sehingga sumber daya yang tersedia dapat dialokasikan berdasarkan karakteristik fungsi yang diinginkan pengguna.

    Selain itu, desain serverless ini tak hanya mampu memaksimalkan sumber daya, tapi juga meningkatkan kinerja tiap fungsi di dalam jaringan. Solusi ini diklaim akan sangat menguntungkan bagi perusahaan berskala kecil dan menengah di Indonesia. Sebab UKM terus didorong oleh pemerintah untuk mengadopsi teknologi digital dalam bisnis mereka.

    Dorongan pemerintah ini ditujukan untuk mewujudkan target Indonesia sebagai negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020. Sementara itu berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, Indonesia memiliki sekitar 60 juta usaha kecil dan menengah, atau 99 persen dari total unit bisnis di Tanah Air.

    Kontribusi SME terhadap GDP mencapai 60 persen dan menyerap 116,73 juta tenaga kerja atau sekitar 97 persen dari total tenaga kerja. Sayangnya, penetrasi digital masih tergolong kecil dan perlu ditingkatkan.

    Data dari Kementerian Koperasi dan UKM RI menyatakan bahwa 36 persen SME masih berbisnis secara offline dan 37 persen baru memiliki kemampuan digital yang mendasar, seperti adanya perangkat komputer dan akses internet.

    Sebanyak 18 persen sudah menggunakan web dan media sosial, tetapi hanya 9 persen yang telah memiliki kemampuan digital yang mumpuni.



    (ELL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id