Samsung Bantah Telah Jual 1 Juta Unit Galaxy Fold

    Lufthi Anggraeni - 14 Desember 2019 15:41 WIB
    Samsung Bantah Telah Jual 1 Juta Unit Galaxy Fold
    Samsung membantah laporan media soal telah menjual lebih dari satu juta unit smartphone Galaxy Fold.
    Jakarta: Kurang dari 24 jam lalu, beredar informasi perwakilan Samsung mengonfirmasi bahwa perusahaannya menjual lebih dari satu juta unit smartphone Galaxy Fold. Kini, Samsung membantah laporan media terkait informasi tersebut.
     
    Selama konferensi TechCrunch Disrupt Berlin, Presiden Samsung Electronics Sohn Young-kwon mengungkap bahwa Samsung telah menjual sebanyak satu juta unit smartphone Galaxy Fold.
     
    Menyoal bantahan, perwakilan Samsung menyebut bahwa sejumlah pihak salah memahami terkait dengan angka target awal perusahaannya untuk tahun 2019, menekankan bahwa penjualan perangkat lipat pertama Samsung ini belum mencapai 1 juta unit.
     
    Analis awalnya memprediksi bahwa Samsung akan menjual sebanyak 400 ribu hingga 500 ribu unit Galaxy Fold selama 2019, sedangkan Samsung memprediksi akan menjual sebanyak 500 ribu unit.
     
    Hingga saat ini Samsung belum mengumumkan jumlah unit Galaxy Fold resmi yang telah berhasil dijualnya. Sebelumnya, Samsung resmi mengumumkan kehadiran smartphone premium dengan desain unik Galaxy Fold, di Indonesia.
     
    Samsung mengumumkan ponsel cerdas berdesain lipat inovatif karyanya telah resmi memasuki pasar Indonesia, hanya saja hingga saat ini, Samsung baru memasarkan ponsel cerdas tersebut via program pre-order.
     
    Galaxy Fold disebut Samsung ditujukan untuk konsumen yang menginginkan eksklusifitas. Dan dengan desain inovatif yang diusungnya, ponsel cerdas ini juga diklaim Samsung ditujukan untuk konsumen yang ingin menjadi trensetter.
     
    Sementara itu, Samsung mengklaim bahwa seluruh unit Galaxy Fold yang ditawarkannya pada program pre-order di Indonesia telah terjual habis dalam kurun waktu 31 menit setelah program tersebut dibuka untuk publik.
     
    Namun saat disinggung soal penyelenggaraan program pre-order publik kedua, Samsung mengaku belum merencanakan gelaran tersebut dan masih mempertimbangkannya. Hal ini, lanjut Annisa, karena proses pembuatan Galaxy Fold yang tergolong rumit.
     
    Selain menyoal gelaran program pre-order kedua, kerumitan proses produksi dan jumlah unit terbatas juga menyebabkan Samsung belum dapat berbagi informasi terkait dengan peluang ketersediaan ponsel berlayar lipat ini di toko ritel offline resminya.
     
    Mendukung desain inovatifnya, Galaxy Fold berbekal mekanisme engsel yang diklaim mampu menyokong aktivitas buka tutup perangkat hingga 200 ribu kali. Sebagai informasi, mengingat kerumitan produksi, Samsung Galaxy Fold baru dipasarkan dalam jumlah terbatas, dengan harga Rp30.888.000.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id