Komunal Raih Pendanaan Tahap Awal

    Lufthi Anggraeni - 13 Desember 2019 18:07 WIB
    Komunal Raih Pendanaan Tahap Awal
    Komunal mengumumkan bahwa perolehan pendanaan tahap awal atau seed funding.
    Jakarta: Komunal mengumumkan bahwa perolehan pendanaan tahap awal atau seed funding dengan nilai yang tidak disebutkan, dipimpin oleh East Ventures dan didukung oleh Skystar Capital.

    "UMKM adalah tulang punggung ekonomi Indonesia, karena memberikan kontribusi lebih dari 60 persen untuk Pendapatan Domestik Bruto (PDB) dan lebih dari 95 persen untuk penyerapan tenaga kerja. Sayangnya, mereka sering menghadapi kesulitan saat mencari pendanaan guna melakukan ekspansi bisnis, lewat lembaga pemberi pinjaman tradisional seperti bank," ujar Co-Founder dari Komunal Hendry Lieviant.

    Investasi ini disebut Komunal dimanfaatkannya untuk mempercepat misi dalam menjembatani celah pendanaan antara pemilik Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia, yang belum terlayani oleh bank.

    Menurut perusahaan peer-to-peer (P2P) lending online yang berbasis di Surabaya ini, jumlah pemilik UMKM yang belum terlayani bank semakin meningkat. Selain itu, Komunal juga menyebut bahwa celah pendanaan ini terlihat jelas di luar wilayah Jabodetabek.

    Celah pendanaan bagi pemilik UMKM di Indonesia tersebut, jelas Hendry, dapat mencapai angka Rp1.000 triliun atau sekitar USD70 miliar per tahun. Angka ini tetap dapat tercapai meski sektor perbankan dan keuangan mikro tengah tumbuh dengan pesat.

    Komunal juga menyebut bahwa model bisnis P2P ini mampu membantu meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi melalui inklusi keuangan lebih baik. Selain itu, Komunal mengklaim dalam waktu 8 bulan, perusahaannya telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp50 miliar.

    Dan sebagian besar UMKM penerima pinjaman dari Komunal tersebut berlokasi di wilayah Jawa Timur. Komunal berencana untuk memperluas jaringan agar dapat melayani lebih banyak kota di Jawa Timur, serta provinsi-provinsi lain pada tahun depan 2020 mendatang.

    Sebagai informasi, lanskap bisnis Pinjaman Online di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat selama tiga tahun terakhir. Pada bulan Juni 2019, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa total transaksi pinjaman P2P mencapai Rp45 triliun, meningkat 97,7 persen sejak bulan Desember 2018.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id