Startup Asal Indonesia Kembali Kantongi Pendanaan Pra-Seri A

    Lufthi Anggraeni - 21 Oktober 2019 18:30 WIB
    Startup Asal Indonesia Kembali Kantongi Pendanaan Pra-Seri A
    Wisnu Nugrahadi, CEO & Co-Founder Sampingan, Margana Mohamad, CCO & Co-Founder Sampingan, Dimas Pramudya Putra, Co-Founder Sampingan.
    Jakarta: Sampingan, startup pemberdaya pekerja independen Indonesia, mengumumkan pendanaan pra-seri A senilai USD1,5 juta (Rp21,1 miliar). Pendanaan ini dipimpin oleh Golden Gate Ventures, Antler dan sejumlah angel investor.

    “Sampingan menawarkan nilai yang benar-benar menarik: kemampuan untuk meluncurkan campaign berskala besar dengan cepat, ekonomis, dan efektif di seluruh Indonesia. Ini semua berkat meningkatnya jumlah masyarakat Indonesia yang semakin akrab dengan dunia digital,” Partner Golden Gate Ventures Justin Hall.

    Pendanaan ini disebut Sampingan, akan digunakannya untuk mempercepat pertumbuhan bisnis, dengan menyediakan lebih banyak opsi bagi bisnis yang ingin menggunakan jasa startup ini.

    Saat ini, Sampingan menyebut telah memiliki 150.000 mitra pekerja independen, atau disebut Sampingan dengan nama Agen, di dalam platform karyanya. Agen ini hadir untuk membantu menyelesaikan tugas pekerjaan rekan bisnis, termasuk akuisisi toko atau pengumpulan data.

    Dalam pekerjaannya, Sampingan memiliki sejumlah ketua tim lapangan, bertugas memantau performa agen dan memaksimalkan efisiensi. CEO dari Sampingan Wisnu Nugrahadi menyebut, Sampingan mengusung tiga prinsip utama yaitu kecepatan, kualitas dan biaya.

    Sampingan mengklaim bahwa memanfaatkan layanan yang ditawarkannya mampu menghemat biaya pekerja mitra bisnis platform-nya hingga 70 persen. Selain itu, kehadiran Sampingan turut membantu dalam memberikan kesempatan yang sama bagi semua orang untuk mendapatkan pekerjaan.

    Peningkatan otomasi yang tengah terjadi di dunia, tidak terkecuali di Indonesia, diperkirakan akan menghilangkan peluang kerja sebesar 16 persen pada tahun 2030 mendatang.

    Upah minimum rata-rata Indonesia yang tergolong kecil, sebesar Rp2.800.000, disebut Sampingan, mendorong penduduk Indonesia melakukan pekerjaan paruh waktu.

    Hal ini, jelas Wisnu, menjadi permasalahan yang coba diselesaikan oleh platform karya startup yang didirikannya, yaitu Sampingan. Wisnu mengklaim bahwa agen di platform Sampingan yang disebut sebagai super-user mampu memperoleh penghasilan tambahan hingga Rp9 juta per bulan.

    Selain untuk mempercepat pertumbuhan bisnis, Wisnu juga menyebut bahwa pendanaan ini juga akan dimanfaatkan untuk memastikan bahwa agen Sampingan tetap produktif. Selain itu, Sampingan juga berharap agennya tetap aktif di platform.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id