comscore

Update Terkini Twitter Permudah Aplikasi Pihak Ketiga

Lufthi Anggraeni - 24 Mei 2022 08:17 WIB
Update Terkini Twitter Permudah Aplikasi Pihak Ketiga
Twitter menggulirkan update yang memungkinkan suguhan pengalaman lebih baik pada aplikasi pihak ketiga.
Jakarta: Twitter mengumumkan update disebut secara signifikan akan meningkatkan pengalaman di dalam aplikasi Twitter pihak ketiga. Update ini memberikan pengembang akses lebih luas untuk mengembalikan linimasa secara kronologis.

Mengutip The Verge, update untuk API v2 yang baru-baru ini diluncurkan, antarmuka yang digunakan pengguna untuk mendapatkan data dari Twitter, ini merupakan langkah baru dalam perjalanan Twitter untuk mendukung pengembang dengan lebih baik.
Dalam unggahan pengumumannya, Twitter menyebut bahwa fitur pada API v2 baru ini memberikan pengembang cara untuk mengembalikan Tweet dan Retweet diunggah paling baru oleh pengguna terotentikasi dan akun yang mereka ikuti.

Dengan kata lain, penggembang dapat meminta untuk melihat data yang Twitter tampilkan kepada pengguna saat memuat aplikasi pihak pertama dengan opsi Latest Tweets terpilih, sehingga aplikasi dapat menampilkannya kepada pengguna.

Untuk klien pihak ketiga seperti Tweetbot, fitur atau endpoint dalam bahasa pengembang, sangat memungkinkan permintaan tersebut. Salah satu pengembang Tweetbot Paul Haddad mengutip pengumuman Twitter, menyebut bahwa cara lama untuk mendapatkan linimasa pengguna adalah salah satu fitur API yang paling banyak digunakan.

Sebagai informasi, API versi lama diluncurkan pada tahun 2012 lalu, dan pengembang yang menggunakan API ini menghadapi lebih banyak batasan saat mencoba untuk mendapatkan data soal linimasa pengguna.

Haddad menjelaskan bahwa perubahan ini akan menjadikan Tweetbot lebih responsif untuk penggunanya. Pihak Tweetbot menyebut bahwa API baru ini akan mampu memperbarui linimasa lebih sering, dan memungkinkan pengguna menggulir lebih jauh ke linimasa lebih lama.

Hal tersebut, lanjut Haddad, berkat API v2 yang memungkinkan pengembang mengajukan lebih banyak permintaan dalam sejumlah cara. Versi lama, API v1.1, memungkinkan pengembang mengajukan permintaan soal linimasa halaman awal 15 kali dalam jangka waktu 15 menit, dan dapat memberikan data hingga 800 tweet.

Sedangkan API v2 mendukung hingga 180 permintaan per pengguna di jangka waktu yang sama dan dapat memberikan data hingga 3.200 tweet. Dari kacamata pengembangan, Haddad mengakui bahwa hal tersebut memberikan kemudahan kepada pihaknya maupun pengembang lain.

(MMI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id