Microsoft Tutup Permanen Semua Toko Ritel

    Lufthi Anggraeni - 27 Juni 2020 12:16 WIB
    Microsoft Tutup Permanen Semua Toko Ritel
    Microsoft mengumumkan rencana untuk menutup toko ritel miliknya di seluruh dunia.
    Jakarta: Microsoft mengumumkan rencananya untuk secara permanen menutup seluruh toko ritel Microsoft Store di berbagai lokasi di Amerika Serikat dan seluruh dunia, kecuali empat lokasi yang akan berubah menjadi pusat pengalaman namun tidak lagi menjual produk.

    Mengutip The Verge, empat lokasi tersebut adalah Fifth Ave di New York City, Oxford Circus di London, Westfield Sydney di Sydney, dan lokasi kampus Redmond. Toko di London baru saja dibuka sekitar satu tahun lalu.

    Seluruh Microsoft Store lain di Amerika Serikat dan global akan ditutup, dan Microsoft akan berkonsentrasi pada ritel secara digital di masa mendatang. Microsoft menyebut bahwa Microsoft.com dan toko Xbox dan Windows akan mencapai hingga 1,2 juta konsumen bulanan di 190 pasar.

    Microsoft juga menyebut bahwa pihaknya tidak akan melakukan pemangkasan pegawai sebagai dampak dari keputusannya menutup toko ritel ini. Microsoft menegaskan komitmennya untuk mengembangkan karir dari talenta yang dimiliki perusahaannya menjadi lebih kuat.

    Rencana ini awalnya akan diterapkan pada tahun 2021, namun dipercepat akibat pandemik COVID-19. Microsoft Xbox Series X akan diluncurkan pada musim liburan mendatang, sehingga masuk akal jika Microsoft mempercepat rencana tersebut.

    Sementara itu, perangkat berlayar ganda Surface Neo yang direncanakan akan didistribusikan selama musim liburan mendatang harus mengalami penundaan, meski pengapalan Surface Duo dikabarkan masih sesuai dengan rencana untuk tahun 2020 ini.

    Keputusan besar ini menjelaskan alasan Microsoft belum kembali membuka toko ritel fisiknya setelah ditutup akibat pandemi. Pekan lalu, Microsoft menyebut bahwa perusahaannya berencana untuk membuka kembali Microsoft Store di sejumlah lokasi, dengan upaya kesehatan sesuai panduan pemerintah.

    Namun kala itu, Microsoft menolak untuk berbagi informasi menyoal tanggal pembukaan kembali toko ritel fisik perusahaannya. Karena sejumlah Microsoft Store berada di pusat perbelanjaan dan mall, waktu penutupan tidak menjadi hal aneh.

    Sebab di sejumlah negara bagian di Amerika Serikat, pemerintah berhati-hati dalam memulihkan operasi ritel, dan untuk guna menghindari peningkatan jumlah kasus COVID-19, sebagian besar mall dan pusat perbelanjaan masih ditutup.

    Dan pada bulan April lalu, Microsoft mengunggah pernyataan di blog resminya, menampilkan jumlah toko ritel terkait yang mengalihkan metode kerja pegawai menjadi bekerja dari jarak jauh. Dan Microsoft terus memberikan upah reguler untuk anggota tim selama pandemi.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id