Kominfo: Aplikasi PeduliLindungi Sudah Dipakai 247 Ribu Pengguna

    Lufthi Anggraeni - 01 April 2020 17:44 WIB
    Kominfo: Aplikasi PeduliLindungi Sudah Dipakai 247 Ribu Pengguna
    Aplikasi PeduliLindungi telah memiliki sebanyak 247.177 pengguna per 1 April 2020 pagi.
    Jakarta: Penyebaran virus korona di Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam satu bulan terakhir, meski sejumlah pasien telah dinyatakan sembuh dari virus yang pertama kali melanda kota Wuhan di Tiongkok ini.
     
    Dalam mencegah penyebaran virus ini secara lebih luas di masyarakat, pemerintah melakukan sejumlah langkah, salah satunya dengan menghadirkan aplikasi bertajuk PeduliLindungi. Dan hingga saat ini, aplikasi tersebut diklaim Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) disambut baik masyarakat.
     
    “Per jam 6.36 pagi tadi, tanggal 1 April 2020, aplikasi PeduliLindungi telah memiliki sebanyak 247.177 pengguna,” ujar Plt. Kepala Biro Humas Sekretariat Jenderal Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu saat dihubungi Medcom.id.
     
    Hingga saat ini, aplikasi yang saat diluncurkan mengusung nama Trace Together ini baru tersedia dalam versi situs dan aplikasi untuk perangkat Android. Saat disinggung soal kehadiran versi iOS dari aplikasi ini, Kominfo menyebut aplikasi tersebut masih dalam proses tinjauan oleh pihak Apple.
     
    Menurut laki-laki yang akrab disapa Nando ini, pada pagi tadi, aplikasi versi iOS masih mengalami proses revisi dari pihak Apple, dan Kominfo telah kembali mengirimkan versi revisi dari aplikasi tersebut kepada pihak Apple.
     
    Proses peninjauan aplikasi oleh pihak Apple dijelaskan Nando umumnya membutuhkan waktu selama tiga hingga empat hari, sehingga aplikasi tersebut diperkirakan siap untuk diunduh masyarakat setidaknya pada hari Jumat mendatang.
     
    Selain aplikasi PeduliLindungi, Kominfo juga bersama Kantor Staf Presiden (KSP) meluncurkan aplikasi 10 Rumah Aman. Pada peluncurannya, Kominfo dan KSP menjelaskan bahwa aplikasi ini dirancang berbasis komunitas agar dapat digunakan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi pandemik korona.
     
    Kominfo dan KSP berharap aplikasi 10 Rumah Aman yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) ini diharapkan akan menciptakan efek berantai dalam memutus penyebaran Covid-19. Teknologi AI bertugas menghubungkan data berbasis peta dan lingkungan sekitar melalui perangkat seluler dan terhubung dengan media sosial.
     
    Aplikasi 10 Rumah Aman ini berbekal lima fitur yaitu pengukuran suhu berkala, berbagi masakan atau makanan, inspirasi hidup sehat, periksa mandiri dan update peta sebaran individu berdasarkan suhu tubuh normal atau di atas normal.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id