AWS: Perusahaan di APAC Bisa Pangkas Jejak Karbon dengan AWS Cloud

    Lufthi Anggraeni - 29 Juli 2021 15:59 WIB
    AWS: Perusahaan di APAC Bisa Pangkas Jejak Karbon dengan AWS Cloud
    AWS mengumumkan hasil riset Carbon Reduction Opportunity of Moving to Cloud for APAC.



    Jakarta: Amazon Web Service mengumumkan hasil riset Carbon Reduction Opportunity of Moving to Cloud for APAC. Riset ini diselenggarakan oleh 451 Research yang bernaung di bawah S&P Global Market.

    Riset tersebut menemukan bahwa dalam membangun aplikasi bisnis di data center, organisasi di Asia Pasifik awalnya melakukannya secara on-premises namun kemudian beralih ke infrastruktur cloud.

     



    “Bagi pelanggan di Asia Pasifik yang sudah memindahkan workload ke AWS Cloud diharapkan bahwa upaya mereka tersebut dapat memangkas jejak karbon secara signifikan, memberikan andil pada upaya dalam menjaga keselamatan,” ujar Head of Energy Policy for Asia Pacific & japan AWS Ken Haig.

    Berdasarkan data dari organisasi tersebut, peralihan tersebut memungkinkan mereka untuk memangkas pemakaian energi serta jejak karbon yang dihasilkan, hingga 78 persen. Karenanya, AWS menyimpulkan operasi cloud di Asia yang didayai seluruhnya oleh energi terbarukan bisa menjadi solusi.

    Sebab dengan demikian, upaya pemindahan beban kerja komputasi ke cloud akan meningkatkan pemangkasan emisi karbon hingga 93 persen. Sayangnya, AWS juga menemukan bahwa pengadaan energi terbarukan masih menjadi kendala yang dihadapi oleh kawasan Asia Pasifik.

    Meskipun demikian, AWS menyebut pihaknya tengah menjalin kolaborasi dengan sejumlah pelanggan dalam menuntaskan upaya terkait kelestarian yang berkesinambungan melalui penggunaan teknologi cloud, serta mendorong tumbuhnya inovasi melalui pemanfaatan solusi rendah karbon.

    Sementara itu, 451 Research menjelaskan bahwa hyperscale cloud data centers pada umumnya mampu menampilkan performa workload yang sama, namun dengan penghematan energi lima kali lebih tinggi pada perusahaan maupun lembaga di sektor publik di Asia Pasifik.

    Dalam riset ini, AWS dan 451 Research menjelaskan bahwa data center berbasis cloud memiliki keuntungan dalam menghadirkan efisiensi secara lebih signifikan, baik di tingkat server hingga fasilitas.

    Selain itu, server cloud juga menyumbang hampir lebih dari 67 persen pemangkasan energi berkat penggunaan teknologi canggih dan utilisasi baik. 451 Research juga menyampaikan bahwa tingkat efisiensi fasilitas pada data center.

    Salah satunya yaitu sistem distribusi daya canggih dan penggunaan teknologi pendinginan mutakhir, yang menjadi salah satu faktor efisiensi energi hingga 11 persen dapat tercapai, jika dibandingkan dengan infrastruktur on-premises pada umumnya.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id