Broadcomm Pasok Komponen Nirkabel untuk Apple

    Lufthi Anggraeni - 27 Januari 2020 11:37 WIB
    Broadcomm Pasok Komponen Nirkabel untuk Apple
    Apple mendaftarkan dua kontrak terpisah, menandai kerja samanya dengan Broadcom.
    Jakarta: Dokumen baru yang diterima SEC mengungkap bahwa Apple telah mendaftarkan dua kontrak terpisah dengan produsen komponen nirkabel dengan nilai sebesar USD15 miliar (Rp205,6 triliun) untuk komponen nirkabel.
     
    Menurut dokumen tersebut, Broadcom akan menyediakan komponen RF dan modul spesifik untuk Apple, yang akan digunakan pada perangkat karyanya selama tiga setengah tahun mendatang, seperti laporan GSM Arena.
     
    Apple saat ini menggunakan komponen Broadcomm pada lini iPhone 11 untuk konektivitas Bluetooth dan Wi-Fi. Menurut pengamatan analis Patrick Moorhead, pendaftaran dokumen ini mengindikasikan iPhone generasi selanjutnya akan berbekal komponen Broadcomm untuk konektivitas LTE.
     
    Namun, komponen karya Broadcom untuk konektivitas 5G belumlah tersedia. Meskipun demikian, hal ini bukanlah masalah bagi Apple, mengingat perusahaan yang berkantor pusat di Cupertino, California ini telah mengakuisisi divisi modem Intel.
     
    Setelah pemberitaan berkenaan dengan Statement of Work (SOW) 2020 beredar, harga Saham Broadcom meningkat sebesar tiga persen dalam perdagangan setelah pasar ditutup (after-hours trading), dengan nilai tertinggi sebesar USD330,10 (Rp4,5 juta) setelah ditutup pada hari Kamis, bernilai USD319,65 (Rp4,4 juta).
     
    Sebelumnya, Pekan ini, Apple merilis tanggapannya terkait amandemen rancangan undang-undang European Parliament, yang akan menjadikan penggunaan port charger umum menjadi hal penting bagi ponsel dan perangkat nirkabel lainnya.
     
    Perusahaan berbasis di Cupertino, California ini memperingatkan bahwa charger umum akan menghambat inovasi dan menyulitkan konsumen. Untuk membuktikan pendapatnya, Apple melampirkan laporan penelitian yang menemukan bahwa peralihan ke charger standar tunggal akan mengharuskan produsen mengeluarkan biaya sebesar EUR1,5 miliar (Rp22,5 triliun).
     
    Apple iPhone 11 memperoleh nilai pengujian kamera DxOMark secara keseluruhan sebesar 109, mengalahkan iPhone XS Max baik di pengujian dalam kategori foto dan video. Nilai ini juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan iPhone XR.
     
    Jika dibandingkan dengan smartphone unggulan Apple generasi saat ini, nilai video iPhone 11 mengusung selisih 1 poin dari nilai iPhone 11 Pro, sebab keduanya berbekal fitur identik dan kualitas gambar serupa.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id