Mendiang Bos Samsung Tinggalkan Pajak Warisan Tinggi

    Lufthi Anggraeni - 04 Mei 2021 13:39 WIB
    Mendiang Bos Samsung Tinggalkan Pajak Warisan Tinggi
    Keluarga mendiang bos Samsung harus membayarkan pajak warisan sebesar Rp156,4 triliun.



    Jakarta: Sepeninggalan pimpinan Samsung Lee Kun Hee, keluarganya dilaporkan akan membayar lebih dari KRW12 triliun (Rp156,4 triliun) sebagai pajak dari warisan yang ditinggalkannya, berdasarkan hukum Korea Selatan.

    Sebagai informasi, Lee meninggal dunia pada tanggal 25 Oktober 2020 lalu dan merupakan orang yang berjasa dalam membawa Samsung sebagai perusahaan produsen smartphone dan chip memori terbesar di dunia.






    Lee meninggalkan harta warisan termasuk berupa kepemilikan saham di afiliasi Samsung, senilai USD17 miliar (Rp246 triliun). Media lokal menyebut bahwa saham Lee Kun-Hee di Samsung Electronics sebesar 4,18 persen dan 0,08 persen saham preferen.

    Selain itu, Lee juga dikabarkan memiliki saham Samsung Life Insurance Co Ltd sebesar 20,76 persen, Samsung C&T sebesar 2,88 persen, dan Samsung SDS Co Ltd sebesar 0,01 persen. Angka tersebut dikabarkan bernilai layaknya tiga bahkan empat kali lipat total pendapatan pajak properti Korea Selatan tahun 2020.

    Sayangnya, pernyataan resmi yang disampaikan oleh keluarga Lee tidak memberikan informasi terperinci, termasuk soal keputusan terkait saham Lee. Pihak keluarga juga tidak memberikan informasi lebih lanjut cara mereka membayar pajak.

    Berdasarkan hasil diskusi, pihak keluarga Lee akan menggunakan saham di perusahaan afiliasi untuk jaminan mendapatkan pinjaman. Pihak keluarga juga telah menyumbangkan 1 triliun won sebagai bentuk antisipasi.

    Sumbangan digunakan sebagai peningkatan kesehatan masyarakat, sementara sisanya membangun rumah sakit pertama penyakit menular Korea Selatan. Setelah Lee wafat, kursi kepemimpinan Samsung diduduki oleh sang anak, Jay Y Lee.

    Sebagai informasi, salah satu negara yang membebankan pajak warisan tinggi adalah Korea Selatan. Pemerintah akan mengenak pajak sebesar 50 persen jika kekayaan orang yang meninggal lebih dari KRW3 miliar (Rp38,6 miliar).

    Selain itu, pemerintah setempat juga memutuskan melakukan pembatasan jumlah aset yang diwariskan pada generasi di bawahnya.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id