AWS Ajak Partner Kebut Pemerataan Transformasi Digital

    Mohammad Mamduh - 16 April 2021 15:07 WIB
    AWS Ajak Partner Kebut Pemerataan Transformasi Digital
    Program AWS Partner Network untuk transformasi digital



    Jakarta: Amazon Web Service mengatakan telah memiliki puluhan ribu partner di seluruh dunia yang tergabung ke dalam AWS Partner Network (APN). Di Indonesia sendiri, terdapat ratusan perusahaan yang tergabung ke dalam APN.

    APN merupakan program global yang bertujuan untuk membantu para partner membangun bisnis yang sukses dengan AWS lewat dukungan dalam hal bisnis, teknis, dan bahkan pemasaran. Partner adalah sebutan untuk perusahaan teknologi informasi (TI) sebagai pihak ketiga yang bermitra dengan AWS.

     



    Menurut studi yang diterbitkan oleh Boston Consulting Group (BCG), pertumbuhan pasar public cloud di Indonesia memiliki potensi untuk bertumbuh hingga angka USD800 juta dengan tingkat pertumbuhan compound annual growth rate (CAGR) sebesar 25 persen pada tahun 2023.

    AWS menilai bahwa partner mereka merupakan kunci dalam merealisasikan peluang tersebut.
    Di Indonesia, beberapa pelanggan mereka menggunakan jasa partner seperti Amartha, HappyFresh, dan Tokopedia.

    APN diklaim memungkinkan pelanggan meninjau partner yang dapat memberikan nilai tambah dari layanan dan solusi yang ditawarkan oleh AWS. Nilai tambah tersebut dapat bersifat spesifik kepada suatu industri tertentu, seperti jasa keuangan, ritel, dan pemerintahan. Dapat pula spesifik kepada jenis layanan tertentu, seperti migrasi, penyimpanan data, serta analisis data.

    Terdapat dua kategori partner yang terdaftar dalam APN: yang pertama adalah consulting partner, yakni perusahaan yang menawarkan jasa konsultasi TI, integrasi sistem, pengembangan aplikasi, dan layanan terkelola.

    Sementara yang kedua adalah technology partner, yakni perusahaan yang mengembangkan produk dan solusi yang dilindungi oleh hak cipta serta dibangun di atas infrastruktur AWS.

    Contohnya seperti pengembang software, penyedia SaaS, Operating System (OS), database, serta hardware baru-baru ini seperti IoT. Beberapa contoh technology partner yang ternama seperti Salesforce, Cisco, dan Siemens.

    ICS merupakan salah satu contoh consulting partner. Bersama AWS, mereka mengklaim melakukan serangkaian program yang bertajuk Accelerate with Cloud. 

    ICS Compute tidak berfokus kepada satu industri apapun, melainkan menekuni 100 persen pengembangan solusi-solusi yang berdasarkan teknologi cloud, seperti migrasi beban kerja dari on-premises ke cloud, migrasi SAP, modernisasi aplikasi, analitika data, DevOps, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dan lain-lain.

    “Pada akhirnya, kami ingin membantu setiap partner kami agar mereka dapat bertumbuh. Walaupun kami memiliki tim lokal yang berkantor di Indonesia, kami butuh dukungan para partner kami untuk bekerja bahu-membauhu dengan pelanggan kami," kata Stanley Chan, Senior Manager Partner Development APAC, AWS.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id