5G Bisa Jadi Kunci Revitalisasi Ekonomi Indonesia

    Cahyandaru Kuncorojati - 27 September 2020 13:14 WIB
    5G Bisa Jadi Kunci Revitalisasi Ekonomi Indonesia
    Ilustrasi. (Getty Images)
    Jakarta: Produsen chipset dan teknologi komunikasi Qualcomm terus menggeber edukasi serta dukungan teknologi 5G di berbagai negara termasuk Indonesia yang masih dalam tahap bersiap menuju ke sana.

    Qualcomm mengklaim Penerapan teknologi 5G adalah kunci untuk meningkatkan PDB Indonesia dan membuka lapangan kerja serta peningkatan produktivitas pada tahun 2030.

    Prediksi ini diambil dari hasil studi bersama Qualcomm International di Indonesia dan Axiata Group Berhad yang dilakukan oleh Institut Teknologi Bandung.

    Di laporan berjudul "Unlocking 5G Benefits for the Digital Economy Indonesia", tim penelitian ITB memprediksi bahwa implementasi 5G secara agresif di Indonesia dapat menambah Rp 2.874 triliun bagi perekonomian negara secara kumulatif dari tahun 2021 hingga 2030 atau sekitar 9,5 persen PDB, dan Rp 3.549 triliun pada tahun 2035 atau sekitar 9,8 persen PDB.

    Penerapan 5G juga dapat menciptakan 4,6 juta hingga 5,1 juta peluang kerja terkait 5G, dan meningkatkan produktivitas per kapita sebesar Rp9 juta hingga 11 juta dalam periode yang sama.

    "Analisis penilaian dampak kami berdasarkan dua skenario: skenario ‘dasar’ berdasarkan asumsi bahwa spektrum 5G kunci dapat dirilis dari 2021 hingga 2023, dan skenario ‘agresif’ yang mengasumsikan bahwa seluruh spektrum 5G dapat tersedia pada akhir tahun 2021," tutur LAPI ITB, Ivan Samuels dalam diskusi virtual.

    Ivan memberikan estimasi implementasi 5G yang agresif dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 3,1 persen di luar proyeksi pemerintah, dengan potensi pertumbuhan lebih lanjut dari peningkatan produktivitas di sebagian besar industri dan layanan yang didorong teknologi 5G.

    "Dari pengamatan kami, baik industri maupun konsumen menyambut positif peluang 5G. Sudah banyak perusahaan telah mulai mengaplikasikan use cases 5G dengan harapan 5G dapat membuka peluang bisnis yang lebih baik dan lebih luas. Hal ini menekankan pentingnya pemerintah untuk mendorong agenda 5G tahun ini," jelasnya.

    (MMI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id