Palo Alto Networks Kenalkan Solusi ML-Powered Next-Generation Firewall

    Lufthi Anggraeni - 24 Juni 2020 15:04 WIB
    Palo Alto Networks Kenalkan Solusi ML-Powered Next-Generation Firewall
    Foto: Wikipedia
    Jakarta: Organisasi-organisasi makin gigih dalam menerapkan keamanan dari upaya serangan siber, seiring dengan makin meningkatnya jumlah titik-titik masuk yang di dalam organisasi yang harus mereka lindungi.

    Berangkat dari hal tersebut, Palo Alto Networks memperkenalkan ML-Powered Next-Generation Firewall (NGFW). Mereka mengklaim teknologi machine learning disematkan di inti firewall yang secara proaktif mendukung diblokirnya ancaman secara cerdas.

    Di saat yang sama melindungi perangkat-perangkat IoT, serta memberikan rekomendasi dalam penerapan security policies. Langkah ini dinilai menjadi gebrakan baru dalam penerapan standar keamanan jaringan.
     
    “Tiga belas tahun lalu, kami melakukan sebuah gebrakan dengan menciptakan Next-Generation Firewall yang membawa perubahan total di ranah keamanan jaringan,” ujar Nir Zuk, founder dan chief technology officer di Palo Alto Networks.
     
    "Makin luasnya jaringan yang dibangun oleh perusahaan-perusahaan akibat makin tingginya penerapan hybrid cloud, perangkat-perangkat IoT, hingga kantor di rumahan, serta melihat dinamika serangan yang terus berkembang, perlu sebuah pendekatan keamanan siber yang betul-betul baru dan revolusioner.”

    Palo Alto Networks ML-Powered NGFW dikaim hadir melalui PAN-OS 10.0 dilengkapi dengan sejumlah fitur. Pertama adalah ML-Based In-line Malware dan Phishing Prevention. Tak sedikit pelaku serangan yang memanfaatkan mesin-mesin canggih untuk mengubah-ubah bentuk serangan mereka secara otomatis.

    Upaya preventif dengan menggunakan signatur dari suatu ancaman menjadi tak berarti lagi untuk diterapkan. Sebelum ini, produk-produk keamanan jaringan hanya menggunakan model machine learning untuk pendeteksian secara out-of-band.
     
    Kedua adalah Zero-Delay Signature Updates. Mereka mengklaim terjadi pemangkasan risiko hingga 99,5 persen pada sistem yang terinfeksi. Penggunaan perangkat IoT mutakhir saat ini mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Tak jarang mereka digunakan di jaringan-jaringan yang tidak aman atau tanpa pengetahuan yang cukup soal InfoSec. 

    ML-Based Security PolicyML-Powered NGFW menggunakan teknologi machine learning dalam menganalisis data telemetri yang begitu banyak, kemudian memberikan rekomendasi kebijakan yang tepat untuk diterapkan lebih lanjut.

    PAN-OS 10.0 dan IoT Security diklaim memudahkan pelanggan untuk memantau dan menerapkan rekomendasi kebijakan IoT Security untuk mempertimbangkan seperti apa perilaku perangkat yang aman.

    Cara ini diklaim akan menghemat banyak waktu, memangkas kemungkinan terjadinya kesalahan pengguna, serta mendukung dalam perlindungan keamanan pada perangkat IoT.
     
    Selain itu, PAN-OS 10.0 juga memperkenalkan CN-Series, ML-Powered NGFW dalam form factor, serta hingga lebih dari 70 kapabilitas baru yang inovatif, seperti kemudahan dalam dekripsi trafik SSL/TLS, high-availability clustering, Data Processing Card (DPC) yang terbaru, Threat Prevention dan DNS Security.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id