comscore

Perubahan Aktivitas Fisik Selama Pandemi

Cahyandaru Kuncorojati - 18 Juni 2020 08:28 WIB
Perubahan Aktivitas Fisik Selama Pandemi
Infografis Garmin terkait perubahan aktivitas selama pandemi Covid-19
Jakarta: Garmin menganalisis pengaruh pandemi Covid-19 terhadap aktivitas fisik atau olahraga dengan membandingkan data April 2020 dengan data tahun lalu (April 2019).

Melalui analisis ini, Garmin mengaku mengamati aktivitas fisik pengguna Garmin di seluruh dunia untuk mengedukasi dan memberikan informasi terkini mengenai perubahan pada jenis aktivitas fisik selama masa pandemi dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
1. Jumlah langkah
Pandemi Covid-19 telah melumpuhkan aktivitas fisik secara global dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini tercermin pada data pengguna Garmin yang menunjukkan penurunan langkah harian sebesar 12 persen di seluruh dunia pada bulan April 2020, jika dibandingkan dengan April tahun lalu. Data di bawah ini menggambarkan penurunan aktivitas di masing-masing negara, termasuk Indonesia dengan penurunan yang cukup signifikan.
 
2. Jumlah langkah pada aktivitas berbasis olahraga
Penurunan pada jumlah langkah atau pergerakan secara general jelas terjadi. Namun, saat diamati lebih dalam, data pengguna yang hanya berfokus pada kegiatan olahraga yang tercatat di perangkat Garmin justru memperlihatkan hasil sebaliknya. Terjadi peningkatan jumlah langkah sebesar 24 persen di seluruh dunia.

Peningkatan jumlah langkah tersebut terjadi karena kecenderungan masyarakat yang ingin mengatasi keterbatasan di masa pandemi dan mengganti langkah harian pada aktivitas normal mereka dengan mulai berolahraga.

Aktivitas yang tercatat pada perangkat Garmin tersebut meliputi kegiatan olahraga yang terukur seperti walking, lari, indoor cycling, dan berbagai aktivitas lainnya.
 
3. Aktivitas yang kian populer saat pandemi
Pandemi Covid-19 menimbulkan perubahan pada jenis aktivitas fisik yang dilakukan oleh masyarakat di seluruh dunia. 
 
Secara keseluruhan, bersepeda dalam ruangan menjadi aktivitas fisik yang mendapatkan popularitas tertinggi di berbagai negara selama pandemi berlangsung. Indonesia adalah salah satu negara yang indoor cycling mengalami peningkatan terbesar pada bulan April 2020.
 
4. Aktivitas yang meredup selama pandemi
PSBB yang diterapkan di hampir seluruh negara berdampak pada beberapa jenis aktivitas fisik yang juga mengalami penurunan.

Di antara aktivitas fisik lain, berenang menjadi kegiatan yang paling terpengaruh oleh pandemi. Masyarakat tidak mengurangi porsi berenang, tetapi menghentikan aktivitas renang secara total.
 
Pada masa pandemi seperti saat ini, para perenang tidak lantas berdiam diri. Mereka tetap berlatih di rumah, seperti yang dilakukan oleh atlet triatlon asal Kanada, Paula Findlay.

"Karena semua kolam renang di Oregon tempat saya tinggal ditutup, saya banyak melakukan latihan kebugaran (gym) dan kekuatan (strength) di rumah. Saya berusaha untuk menyerupai gerakan otot dan teknik yang dilakukan saat berenang," ucap Findlay.
 
Berdasarkan analisis data selama dua bulan, Garmin menyimpulkan fitness menjadi alternatif yang paling banyak dipilih, baik oleh atlet profesional maupun masyarakat dengan gaya hidup aktif.

Saat pandemi berlangsung, masyarakat tidak menghentikan rutinitas berolahraga yang biasa dilakukan, tetapi mereka beradaptasi dan melakukan penyesuaian. Selain itu, dengan situasi yang belum bisa diprediksi dalam beberapa bulan mendatang, olahraga tim atau kelompok kedepannya diyakini akan kembali dilakukan.
 
Garmin menganalisis perubahan aktivitas fisik di masyarakat dengan data yang diperoleh dari perangkat Garmin secara global. 
 
Tingkat perubahan persentase pada data bergantung pada jumlah populasi dan seberapa ketat penerapan aturan PSBB di masing-masing negara. Negara-negara dengan aturan yang lebih longgar cenderung memiliki penurunan aktivitas yang tidak terlalu signifikan.

(MMI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id