Fokus Ke B2B, Zilingo Tawarkan Software dan Layanan Lain

    Lufthi Anggraeni - 05 Februari 2020 11:09 WIB
    Fokus Ke B2B, Zilingo Tawarkan Software dan Layanan Lain
    Zilingo bersiap untuk meluncurkan layanan b2b yang menjadi ranah fokusnya tahun 2020 ini.
    Jakarta: Nama Zilingo mungkin lebih dikenal masyarakat sebagai ecommerce dan marketplace dengan kecondongan pada industri fesyen. Namun sejak tahun lalu, Zilingo mengalihkan fokusnya ke ranah bisnis to bisnis (B2B).
     
    Salah satu upaya dalam mewujudkan fokusnya untuk menjadi platform B2B di bidang fesyen dan gaya hidup yaitu dengan mengembangkan software. Hal ini juga menjadi bentuk dukungan Zilingo terkait transformasi digital pada berbagai industri, dalam hal ini adalah industri fesyen.
     
    Software yang kami ciptakan ini memang belum secara resmi diluncurkan, tapi sudah berjalan selama satu tahun. Industri fesyen khususnya di pabrik terbantu menekan tingkat kecacatan produk 50 persen dan produktivitas naik 12 persen,” ujar VP and Country Head Zilingo Ade Yuanda Saragih.
     
    Software karyanya ini diklaim akan mampu mengurangi kegagalan produksi serta mengefisiensikan biaya produksi. Sebagai informasi, saat ini Zilingo telah bekerja sama dengan 6.000 mitra pabrik, namun baru sebanyak 200 mitra yang telah memanfaatkan software.
     
    Fokusnya di bidang B2B ini juga ditujukan Zilingo untuk menyederhanakan rantai pasokan dalam proses produksi pabrik fesyen, mengingat kehadiran penengah atau disebut dengan istilah middle-man menyebabkan biaya produksi menjadi tinggi sehingga keuntungan yang diperoleh produsen tidak besar.
     
    Selain software yang memungkinkan produsen pabrik melakukan digitalisasi pada proses pengawasan kualitas produk, Zilingo juga menawarkan layanan lain di bidang permodalan, penjualan, logistik, pemasaran, dan layanan pabrik.
     
    Sejumlah layanan ini diklaim Ade lebih ditujukan untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM). Pada layanan permodalan, Zilingo menyebut tidak memiliki perusahaan fintech miliknya sendiri, tetapi bekerja sama dengan sejumlah lembaga seperti bank, perusahaan multifinansial, dan perusahaan teknologi finansial peer-to-peer yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
     
    Pada layanan permodalan ini, Ade menyebut bahwa Zilingo bertindak sebagai pembuka akses serta penjamin bagi UMKM untuk mendapatkan modal. Hal serupa juga dilakukan Zilingo dalam layanan logistik, bekerja sama dengan penyedia layanan logistik lainnya.
     
    Di bidang pemasaran, Zilingo bertindak sebagai konsultan dan menyediakan layanan fotografi untuk katalog. Hal ini ditujukan agar UMKM dapat mempromosikan produk karya mereka dengan tampilan foto menarik, setara produsen berskala besar.
     
    Selain itu pada layanan pemasaran, Zilingo juga menawarkan platform dengan kemampuan terhubung dengan sejumlah ecommerce atau marketplace, memudahkan pengguna untuk memasarkan produk di berbagai medium hanya dengan mengakses satu platform.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id