XL Axiata Bawa Solusi IoT ke Budidaya Ikan dan Udang

    Cahyandaru Kuncorojati - 23 Oktober 2020 14:35 WIB
    XL Axiata Bawa Solusi IoT ke Budidaya Ikan dan Udang
    Uji coba alat sensor XL Smart Aquaculture.
    Jakarta: XL Axiata terus memperluas dukungan teknologi ke berbagai aspek kehidupan. Kini mereka kembali membawa solusi berbasis IoT (Internet of Things) ke budidaya ikan dan udang untuk membantu pelaku usaha.

    XL Axiata memperkenalkan solusi XL Smart Aquaculture yang bertujuan meningkatkan kualitas budidaya ikan dan udang. Solusi ini sudah mulai diimplementasikan oleh sejumlah petani tambak ikan kerapa dan udang di Jawa Timur.

    Efek solusi teknologi XL Smart Aquaculture diklaim mendukung peningkatan produktivitas rata-rata pelaku usaha budidaya rata-rata mencapai 20 persen. Cara kerjanya dengan mengambil dan mengolah data kualitas air secara otomatis dengan memadukan IoT dan machine learning, sehingga petambak dapat langsung mengetahui keadaan tambak yang dikelolanya.

    Variabel penting yang dimonitor pada XL Smart Aquaculture ini adalah kondisi air di tambak. Di sini bisa diketahui data keadaan tambak, mereka dapat melakukan berbagai hal seperti mencegah penyakit, menghindari pemberian pakan yang berlebihan, dan mengoptimalkan kapasitas tambak.

    "Tantangan terbesar yang dihadapi sebagian besar petambak Indonesia dalam peningkatan produksi budidaya dalam negeri adalah metode budidaya konvensional yang belum banyak mendapatkan sentuhan teknologi," tutur Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata, Feby Sallyanto.

    "Minimnya data historis, selain itu perencanaan yang kurang matang, cuaca yang berubah-ubah, pemberian pakan kurang/berlebih, menyebabkan kualitas air tambak menjadi fluktuatif sehingga kegagalan panen dapat terjadi sewaktu waktu," jelasnya.

    Manfaat lain dari solusi ini adalah kemudahan dalam membaca kondisi tambak. Penggunaan XL Smart Aquaculture cukup mudah, petambak hanya perlu mencelupkan sensor kualitas air, kemudian data akan secara otomatis muncul di layar smartphone atau tablet.

    Petambak juga dapat memisahkan data tiap tambak, sehingga luas tambak 5.000 m2 hanya membutuhkan 1 unit alat. Solusi XL Smart Aquaculture juga bisa ditambahkan fitur atau alat lain seperti alarm, alat pemberi pakan otomatis, pengendali kincir air, kamera serta teknologi lain.

    XL Axiata juga mendesain solusi teknologi ini untuk bisa bekerja saat tidak menerima jangkauan sinyal seluler karena di lokasi tambak atau budidaya mugkin tidak terjangkau oleh layanan telekomunikasi.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id