Google Ikuti Jejak Apple Sediakan Opsi Matikan Pelacak Iklan

    Lufthi Anggraeni - 05 Juni 2021 12:13 WIB
    Google Ikuti Jejak Apple Sediakan Opsi Matikan Pelacak Iklan
    Google juga menghadirkan opsi Op-out untuk pelacakan iklan pada sistem operasi Android.



    Jakarta: Apple menghadirkan perubahan signifikan melalui iOS 14.5, mengharuskan pengembang aplikasi secara eksplisit meminta izin aplikasi untuk melacak informasi pengguna untuk iklan terpersonalisasi.

    Perubahan ini ditujukan untuk memberikan konsumen privasi dan transparansi lebih baik terkait dengan pengumpulan data. Mengutip GSM Arena, Google telah mengonfirmasi bahwa pihaknya juga akan menghadirkan perubahan tersebut bagi pengguna Android.

     



    Dengan demikian, pengguna dapat memilih untuk tidak mengizinkan pelacakan iklan, meski tidak dalam proses eksplisit seperti yang diterapkan oleh Apple. Dari sistem operasi Android 12, pengembang tidak lagi memiliki akses ke Advertising ID dan meminta izin akses.

    Saat ini, ponsel bersistem operasi Android memiliki opsi untuk tidak memberikan izin untuk Ads Personalization, yang dapat ditemukan di Settings, lalu Google, dan Ads. namun, aplikasi masih dapat meminta izin untuk Advertising ID dengan melewati opsi pengguna, karena digunakan untuk tujuan analitik lainnya.

    Dengan perubahan yang diterapkan pada Android 12, Google akan menawarkan metode alternatif untuk analitik dan pencegahan penipuan yang tidak menggunakan Advertising ID, dan aplikasi tidak akan dapat mengumpulkan informasi identifikasi jika tidak mendapat izin dari pengguna.

    Google menyebut bahwa mulai akhir tahun 2021, saat pengguna tidak memberikan izin untuk periklanan berbasis minat atau personalisasi iklan, identifikator periklanan tidak akan tersedia. Pengguna akan mendapati pengaturan identifikator diatur pada level nihil.

    Bisnis utama Google adalah menjual iklan, sehingga menghadirkan opsi yang menawarkan transparansi lebih baik serupa Apple ini mempengaruhi labanya secara signifikan. Kehadiran opsi Opt-out ini akan memungkinkan pengguna yang tidak menyadari opsi ini untuk terus dilacak.

    Di sisi lain, metode Opt-in Apple mendapatkan penolakan dari Facebook, yang juga menjual iklan dan mengumpulkan data dari penggunanya melalui aplikasi. Facebook bahkan meluncurkan kampanye mengusung kepentingan usaha kecil untuk menyakinkan pengguna agar memberikan izin pelacakan tersebut.

    Menurut halaman dukungan Google terkait dengan Advertising ID, perubahan ini akan mulai digulirkan pada akhir tahun 2021 pada perangkat yang menggunakan sistem operasi Android 12, dan pada awal tahun 2022 untuk seluruh perangkat yang mendukung Google Play Services.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id