Hadang Virus Korona, Alibaba Cloud Gelar Kelas dan Kantor Online

    Cahyandaru Kuncorojati - 13 Februari 2020 11:41 WIB
    Hadang Virus Korona, Alibaba Cloud Gelar Kelas dan Kantor Online
    Ilustrasi
    Jakarta: Alibaba mengumumkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi wabah virus korona. Lewat layanan Alibaba Cloud, pada tanggal 10 Februari, sekolah-sekolah di lebih dari 300 provinsi di 30 kota di Tiongkok telah tergabung dalam program"Kelas Online" yang digelar oleh Alibaba DingTalk, yang telah diikuti oleh 50 juta siswa.

    Untuk mendukung program kelas online ini, DingTalk dan Alibaba Cloud membentuk tim khusus untuk memastikan stabilitas sistem selama pelajaran kelas online ini berlangsung.

    600.000 guru di Tiongkok diklaim menggunakan layanan DingTalk untuk mengajar secara online, diklaim merupakan hari pertama sekolah dibuka setelah perpanjangan libur Tahun Baru Imlek di Tiongkok.
     
    Baru-baru ini, DingTalk juga meluncurkan "Kantor Online" yang merupakan platform sistem kerja untuk bekerja di luar kantor. Sistem ini diklaim untuk 10 juta perusahaan dan organisasi secara gratis.

    Sistem ini memungkinkan pekerja melakukan konferensi video, panggilan konferensi live streaming yang dapat diikuti sampai dengan 300 peserta.

    Jika perusahaan membutuhkan rapat grup dalam skala besar, meng-edit dokumen dan meminta persetujuan secara online, jadi pekerja dapat bekerja di rumahnya masing- masing. Sejauh ini, lebih dari 6 juta perusahaan telah menggunakan teknologi Dingtalk untuk bekerja di luar kantor.

    DingTalk juga diklaim bekerja bersama Youku untuk meluncurkan program kelas online. Saat ini, pelajar sekolah di lebih dari 30 provinsi, telah tergabung dalam program ini.
     
    Alibaba DAMO Academy, riset global mengenai AI bekerja sama dengan Pusat Pengendalian dan Pengembangan Penyakit Zhejiang untuk mengembangkan sistem yang dapat mendiagnosis dan menganalisis seluruh virus.

    Dengan algoritma AI yang dikembangkan, analisis genetik dari kasus pneumonia neo-koroner dapat dipersingkat dari beberapa jam menjadi 30 menit.

    Alibaba Cloud mengklaim juga membuat layanan komputasi cloud berbasis AI tersedia secara gratis untuk mendukung lembaga-lembaga melakukan penelitian global, yang bertujuan mempercepat sekuensing gen pada virus, penyaringan protein dan penelitian ilmiah lainnya yang dibutuhkan untuk mengatasi atau membantu pencegahan virus.

    Alibaba Cloud membantu departemen pemerintah di 20 provinsi dan negara untuk mengembangkan pengelolaan sistem online TI mereka agar dapat memantau dan menyampaikan kabar terbaru mengenai perkembangan dari epidemi.

    Fungsi sistem meliputi laporan dan memberikan petunjuk pada kasus epidemi, dinamika situasi epidemi saat ini, konsultasi online menggunakan chatbot untuk dapat mengatasi epidemi dan melakukan pencegahan.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id