Google Konfirmasi Segera Hadirkan Pesaing AirDrop

    Lufthi Anggraeni - 01 Juli 2020 13:23 WIB
    Google Konfirmasi Segera Hadirkan Pesaing AirDrop
    Google mengonfirmasi rencana peluncuran fitur serupa AirDrop karya Apple, yaitu Nearby Share.
    Jakarta: Setelah dirumorkan selama beberapa bulan, Google akhirnya mengonfirmasi akan segera menghadirkan fitur bertajuk Nearby Share. Dan sejumlah pengguna perangkat bersistem operasi Android telah menguji versi beta dari fitur ini.

    Mengutip Android Police, Google menyebut saat ini tengah melakukan pengujian beta pada fitur Nearby Share, dan berencana untuk memberikan lebih banyak informasi di masa mendatang.

    Google menyatakan keinginannya untuk meluncurkan fitur ini pada perangkat dengan sistem operasi Android 6 dan seterusnya, serta platform lain.

    Fitur Nearby Share ini mulai muncul di Chrome OS versi Canary pada awal bulan Juni lalu, mengindikasikan bahwa fitur tersebut juga akan kompatibel pada perangkat Chromebook. Sebagai informasi, Nearby Share mengusung fungsi serupa AirDrop karya Apple.

    Pengguna dapat menggunakan untuk mengirimkan file ke ponsel Android terdekat secara cepat dan nirkabel. Fitur ini kompatibel untuk foto dan video serta tautan dan konten kicauan di Twitter.

    Namun, fitur ini tidak dapat digunakan untuk mengirimkan file kepada orang asing. Pengguna harus memiliki rangkaian fungsi dan mengatur ponsel ke pengaturan visible, yang mudah dilakukan via menu Quick Settings, sebelum dapat menerima file.

    Selain itu, penerima juga harus menerima file yang dikirimkan tersebut secara manual sebelum akan terbuka secara otomatis. Sebagai pengingat, Samsung telah mengembangkan fitur serupa Nearby Share dan AirDrop bertajuk Quick Share.

    Fitur Quick Share karya Samsung ini memungkinkan pengguna untuk mengirimkan file kepada sebanyak hingga lima teman dalam satu kali pengiriman. Keuntungan fitur Nearby Share yaitu dapat berfungsi pada produk Android karya berbagai manufaktur.

    Sementara itu, Quick Share saat ini hanya diperuntukan bagi perangkat karya produsen perangkat teknologi asal Korea Selatan tersebut. Sebelumnya, Google telah menghentikan pengembangan proyek folder aman dengan dukungan teknologi enkripsi dan file di dalam folder tidak dapat diakses oleh aplikasi lain.

    Google menampilkan banner yang menampilkan bahwa fitur ini tidak ditujukan untuk publik dan ditujukan untuk pegawai Google yang memanfaatkan fitur tersebut, artinya Google telah mulai menguji fitur ini secara internal.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id