comscore

Kemenko PMK dan PANDI Kerja Sama Program Terkait Revolusi Mental

Mohammad Mamduh - 29 Mei 2022 11:12 WIB
Kemenko PMK dan PANDI Kerja Sama Program Terkait Revolusi Mental
Penandatanganan kerja sama Kemenko PMK dan PANDI terkait program nasional Revolusi Mental
Jakarta: Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) melakukan kerja sama terkait upaya pelestarian, pengembangan dan pembinaan budaya nusantara, serta memperkenalkan kembali aksara-aksara nusantara dalam format digital.

Kerja sama itu diwujudkan dalam bentuk penandatanganan Perjanjian Kerja Sama terhadap kolaborasi Gerakan Nasional Revolusi Mental dengan program Merajut Indonesia Melalui Digitalisasi Aksara Nusantara (MIMDAN) dan Indonesia Bangga, (www.indonesiabangga.id) yang dilaksanakan di Kantor PANDI, Tangerang, Jumat 27 Mei 2022.
Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Budaya, dan Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenko PMK, Didik Suhardi, bersama Ketua PANDI, Yudho Giri Sucahyo.

Dalam sambutannya, Didik mengapresiasi apa yang dilakukan oleh PANDI yang telah mendigitalisasikan aksara daerah, sehingga di rasa sejalan dengan program Gerakan Nasional Revolusi Mental. 

"Mendigitalisasi aksara daerah yang ini merupakan kekayaan budaya kita yang tentu perlu kita lestarikan, kita kembangkan dan tentu kita bina dan kita manfaaatkan. Untuk itu upaya digitalisasi ini akhirnya suatu usaha yang monumental untuk menjaga pelestarian budaya kita, karena sejalan dengan cita-cita luhur bangsa kita," terang Didik.

Ketua PANDI menyambut baik apresiasi dan dukungan dari Kemenko PMK, dan berharap bisa bersinergi di beberapa program prioritas PANDI kedepannya. 

"Kolaborasi yang sudah dilakukan dalam beberapa waktu ini, hari ini diwujudkan dalam bentuk kerjasama, dalam bentuk penandatanganan perjanjian kerjasama untuk menjadikan MIMDAN sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental," ungkap Yudho. 

Heru Nugroho, inisiator program MIMDAN, yang juga Wakil Ketua PANDI Bidang Pengembangan Usaha, Kerjasama & Pemasaran, mengungkapkan rasa syukurnya atas apresiasi yang diberikan oleh pemerintah melalui Kemenko PMK RI.

"Program ini (MIMDAN) sudah memasuki tahun ketiganya, mungkin karena kami mengawal kegiatan tersebut secara konsisten, maka pemerintah kemudian menganggap bahwa program ini layak dijadikan salah satu bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental," ungkapnya. 

Heru berharap generasi muda Indonesia bisa menyadari bahwa sejak dahulu, leluhur bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki kultur peradaban yang kuat. Hingga mampu menciptakan berbagai varian aksaranya sendiri dalam mengekspresikan bahasanya. 

"Karena Aksara merupakan kunci untuk membuka sebuah peradaban intelektual dan leluhur bangsa Indonesia sudah memulainya sejak lebih dari seribu tahun lalu," pungkas Heru.

(MMI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id