Kominfo dan Kemenag Kolaborasi Siapkan Pelajar Madrasah Cakap Digital

    Cahyandaru Kuncorojati - 05 Agustus 2021 10:10 WIB
    Kominfo dan Kemenag Kolaborasi Siapkan Pelajar Madrasah Cakap Digital
    Webinar Madrasah #MakinCakapDigital oleh Kominfo dan Kemenag.



    Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus berkomitmen untuk meningkatkan kecakapan digital di seluruh lapisan masyarakat termasuk kalangan pelajar. Mereka kembali berkolaborasi dengan Kemenag (Kementerian Agama) untuk mewujudkannya pada pelajar di jenjang madrasah.

    Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Aptika), Semuel Abrijani Pangerapan menyatakan pelajar dari madrasah di seluruh Indonesia merupakan bagian penting dalam proses mewujudkan transformasi digital.

     



    “Rekan-rekan madrasah yang ada di seluruh Indonesia berkumpul secara virtual untuk saling berbagi dan berdiskusi tentang mengapa dan bagaimana madrasah dapat turut serta menyukseskan agenda transformasi digital yang saat ini sedang berjalan,” ungkap Semuel dalam webinar Madrasah #MakinCakapDigital.

    Semuel menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai agenda transformasi digital dan di antaranya adalah Gerakan Nasional Literasi Digital yang kunci kesuksesannya ada di sumber daya manusianya. Hal ini membutuhkan jumlah tenaga ahli digital sehingga Kominfo berkomitmen menghasilkan enam ribu talenta digital tiap tahun.

    Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani, memberikan apresiasi atas kerja sama Kementerian Kominfo dan Kementerian Agama dalam menyelenggarakan webinar Madrasah #MakinCakapDigital.

    Menurutnya tuntutan kebutuhan untuk revolusi industri 4.0 serta kondisi pandemi Covid-19 mendorong siapapun untuk lebih memanfaatkan dan mengoptimalkan teknologi pada berbagai sektor kehidupan termasuk pendidikan.

    “Dalam kondisi ini, hanya dengan bersahabat dengan teknologi, khususnya teknologi digital kita dapat bersanding dan bertanding dalam menjalani kehidupan kekinian,” ungkap Ramdhani.

    Dirjen Pendidikan Islam menilai pembelajaran online dengan menggunakan berbagai platform berbasis internet sudah banyak digunakan di berbagai madrasah. Di sisi lain, pelajar juga perlu memperkuat literasi digital yang menghasilkan penciptaan budaya digital atau digital culture yang sehat dan baik pada masyarakat pendidikan.

    Menurutnya membangun budaya digital tidak hanya tertuju pada persoalan kemampuan untuk memiliki peralatan yang canggih dan modern. Namun juga perlu memberikan perhatian lebih pada kesadaran dari setiap insan dan penggerak pendidikan.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id