Twitter Luncurkan Emoji untuk Film Indonesia

    Lufthi Anggraeni - 06 Agustus 2019 15:40 WIB
    Twitter Luncurkan Emoji untuk Film Indonesia
    Twitter mengumumkan emoji untuk dua film Indonesia terbaru, yaitu Twivortiare dan Gundala.
    Jakarta: Twitter meluncurkan emoji pertama untuk film Indonesia, ditujukan untuk dua film layar lebar yaitu Twivortiare dan Gundala. Emoji ini merupakan bagian dari upaya Twitter dalam menggambarkan hal yang terjadi di Indonesia.

    “Hiburan adalah salah satu topik percakapan terbesar di Twitter di Indonesia. Melalui Twitter, masyarakat dapat terlibat dalam percakapan tentang keseruan yang terjadi di industri hiburan Tanah Air," ujar Head of Entertainment Partnerships Southeast Asia & Greater China Twitter Carl Cheng.

    Cara mengaktivasi emoji ini tergolong mudah, pengguna hanya perlu mencantumkan tagar terkait pada cuitan mereka. Untuk mengaktivasi emoji ini, warga Twitter dapat menggunakan tagar yaitu Twivortiare, FilmTwivortiare, dan InikahCinta.

    Sedangkan untuk film Gundala, aktivasi dalam dilakukan dengan mencantumkan tagar Gundala, GueGundala, Gundalaff, Gundala29Agustus dan NegeriIniButuhPatriot di cuitan pengguna di jejaring sosial berikon burung biru ini.

    Selain emoji, Twitter turut mengumumkan aktivitas khusus, memberikan pengguna kesempatan untuk melakukan tanya jawab dengan pemeran kedua film terbaru ini, melalui Twitter. Ajang ini akan dihelat Twitter mulai 10 Agustus hingga 28 Agustus 2019 untuk film Gundala, dan 19 Agustus hingga 20 Agustus 2019 untuk film Twivortiare.

    Kemeriahan juga terjadi di Twitter pada hari Minggu (4 Agustus 2019) tanpa disengaja oleh pihak jejaring sosial ini, setelah warga Indonesia berbondong-bondong menyuarakan kekesalan mereka, baik secara gamblang maupun via meme, terkait dengan pemadaman listrik yang berdampak pada sejumlah wilayah di pulau Jawa.

    Namun, Upaya menjadikan jejaring sosialnya sebagai platform menyenangkan bagi pengguna tidak hanya dilakukan Twitter dari segi hiburan, tapi juga melalui penerapan sejumlah kebijakan terkait dengan ujaran kebencian dan penyebaran konten negatif.

    Tidak hanya menyasar pengguna umum, kebijakan baru Twitter juga menyasar pejabat pemerintah. Perubahan kebijakan oleh Twitter ini utamanya ditujukan untuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

    Sebab orang nomor satu di Amerika Serikat tersebut kerap mengunggah kicauan yang tidak akurat dan sembrono, dan menjadi bahan perbincangan dan pemberitaan di seluruh dunia. Perubahan kebijakan untuk pejabat pemerintah ini diberlakukan Twitter mulai 28 Juni 2019 waktu Amerika Serikat.

    Sayangnya, kebijakan ini justru dinilai belum diterapkan Twitter untuk Presiden Amerika Serikat tersebut. Laporan terakhir menyebut kebijakan ini justru menangguhkan salah satu akun yang cuitannya diretweet Trump, dengan nama pengguna LYNN THOMAS.

    Akun ini dinilai melanggar peraturan Twitter terkait penggunaan sejumlah akun untuk mengganggu percakapan secara sengaja, dan merupakan akun kedua yang diretweet Presiden Trump dan ditangguhkan oleh Twitter atas pelanggaran peraturan.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id