IPO di Hong Kong, Alibaba Incar Pertumbuhan Cloud

    Mohammad Mamduh - 19 November 2019 08:12 WIB
    IPO di Hong Kong, Alibaba Incar Pertumbuhan Cloud
    Ilustrasi: Moovstock
    Jakarta: Alibaba Group mengumumkan peluncuran public retail offering di Hong Kong sebagai bagian dari penawaran global 500 juta saham biasa baru, dan pendaftaran saham biasa perusahaan di bursa efek Hong Kong dengan kode saham 9988.
     
    Tiap ADS (American depositary share) merepresentasikan delapan saham biasa, akan tetap terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek New York.

    Setelah terdaftar di Hong Kong, saham-saham yang didaftarkan di Hong Kong akan sepenuhnya bisa dipertukarkan (fungible) senilai dengan ADS yang didaftarkan di Bursa Efek New York (NYSE).
     
    “Kami bertujuan melayani konsumen di seluruh dunia, 1 miliar diantaranya merupakan konsumen di Tiongkok, dan memfasilitasi lebih dari konsumsi senilai RMB10 triliun di platform kami selama lima tahun kedepan dengan terus menjalankan tiga pilar strategis kami, yaitu globalisasi, konsumsi domestik dan maha data yang didukung komputasi awan," ujar Daniel Zhang, Executive Chairman dan Chief Executive Officer.
     
    Pendaftaran di bursa Hong Kong akan memungkinkan adanya lebih banyak pengguna dan pemegang saham di ekonomi digitalnya untuk berinvestasi dan ikut menikmati hasil dari pertumbuhan.

    Selain mengembangkan basis investor Alibaba secara keseluruhan, penawaran ini diklaim akan menjangkau potensi permodalan baru di Asia dan menciptakan kesempatan bagi para investor global untuk memperdagangkan saham Alibaba.
     
    Penawaran ini terdiri dari 12,5 juta saham baru dalam public retail offering dan 487 juta saham untuk penawaran global.
     
    Jumlah total saham yang tersedia dalam public retail offering bisa disesuaikan hingga maksimal 50 juta saham baru, yang merepresentasikan 10 persen total saham awal yang tersedia di penawaran.

    Hal ini akan merujuk pada prospektus yang Alibaba rilis di Hong Kong tentang tingkatan permintaan yang melebihi jumlah saham (atau oversubscription) di public retail offering dan mekanisme claw-back.
     
    Alibaba juga akan memungkinkan para underwriter internasional mengambil opsi over-allotment untuk membeli tambahan 75 juta saham baru.
     
    Harga penawaran untuk public retail offering ini tidak akan lebih dari HKD188 per saham. Harga penawaran untuk international tranche (saham yang bisa dipecah ke dalam unit kecil untuk selanjutnya ditawarkan kembali kepada investor lain) akan ditetapkan lebih tinggi dari harga maksimal pada public retail offering.

    Alibaba akan menetapkan harga penawaran internasionalnya pada 20 November 2019, waktu Hong Kong, dengan mempertimbangkan, antara lain, harga penutupan ADS di NYSE pada atau sebelum tanggal perdagangan terakhir dan permintaan investor selama proses pemasaran.
     
    Harga final public retail offering akan ditetapkan lebih rendah dari harga penawaran internasional dan harga maksimal public retail offering ini adalah HKD188 per saham. Saham akan diperdagangkan dalam lot yang masing-masing terdiri dari 100 saham.
     
    Alibaba berencana menggunakan dana yang terkumpul dari penawaran saham ini untuk mengimplementasi strateginya dalam menggerakkan pertumbuhan dan interaksi dengan pengguna, memberdayakan pebisnis untuk memfasilitasi transformasi digital dan terus berinovasi dan berinvestasi jangka panjang.
     
    Public retail offering ini akan berlangsung pada hari Jumat, 15 November, pukul 09:00 waktu Hong Kong, dan akan ditutup Rabu, 20 November 2019, pukul 12:00 waktu Hong Kong.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id