Jeff Bezos Berselisih dengan Ekonom Gedung Putih?

    Lufthi Anggraeni - 07 Februari 2020 11:06 WIB
    Jeff Bezos Berselisih dengan Ekonom Gedung Putih?
    Jeff Besoz dilaporkan menolak untuk bertemu dengan penasihat administratif Donald Trump.
    Jakarta: CEO Amazon Jeff Bezos dilaporkan menolak bertemu penasihat White House Peter Navarro, memicu kemarahan Navarro. Media Amerika Serikat menyebut bahwa perseteruan ini merupakan babak baru dari drama tanpa akhir antara Bezos dan Donald Trump.
     
    Sebagai informasi, perseteruan ini dimulai sejak tahun 2016 saat Donald Trump mengunggah kicauan menyinggung Amazon dan Washington Post milik Bezos. Menurut laporan Washington Post, Navarro mendekati Bezos pada makan malam di Alfafa Club di Washington, DC, pada bulan lalu.
     
    Pendekatan ini dilaporkan bertujuan membuat janji temu dengan sang CEO guna berdiskusikan produk palsu di platform Amazon. Sebagai informasi, Amazon telah mengalami permasalahan dengan daftar produk palsu selama beberapa tahun terakhir.
     
    Amazon juga bekerja sama dengan US Customs untuk mengatasi produk palsu ini saat telah teridentifikasi. Bezos merespon pendekatan Navarro dengan memintanya untuk menghubungi Carney, mantan sekretaris pers Presiden Barack Obama yang kini bekerja di divisi komunikasi Amazon, dan memberitahukannya menyoal pertemuan dan memesan janji temu.
     
    Selama beberapa pekan, Amazon dilaporkan berulang kali menawarkan pertemuan kepada Navarro, namun dengan eksekutif Amazon di level senior dan bukan dengan Bezos.

    Penolakan ini memicu kemarahan Navarro, dan kepada Washington Post, menyebut bahwa alasan utamanya ingin bertemu Bezos karena yakin dirinya dapat menghentikan peredaran produk palsu di Amazon secara cepat.
     
    Hal ini diklaim Navarro sebagai kejadian langka karena seorang individu dapat memiliki dampak sangat besar pada masalah peredaran produk palsu tersebut. Namun, lanjut Navarro, sejauh ini dirinya tidak melihat adanya niat buruk.
     
    Melalui akun Instagram, Bezos menanggapi drama yang dimulai oleh Navarro, meminta pendapat pengikut terkait caranya dalam merespon situasi tersebut, tanpa secara spesifik menyebutkan nama penasihat itu.
     
    Dalam unggahannya, Bezos menyebut bahwa dirinya tengah berada di pesta koktail dan dihampiri oleh seseorang yang tidak ia kenal saat berbincang dengan ayah dan kekasihnya serta meminta untuk bertemu. Bezos juga menjelaskan bahwa orang yang ia bahas merupakan tipe individu yang menggunakan kata minion untuk menjelaskan pekerja di perusahaannya.
     
    Salah satu pengguna instagram menuliskan komentar “Prime Now me out of here” atau dapat diartikan sebagai keluarkan saya dari sini. Emily Birnbaum dari The Hill kemudian menanyakan pendapat Navarro terkait dengan pesan yang disampaikan Bezos untuknya via Instagram.
     
    Navarro menanggapinya dengan menyebut bahwa tindakan Bezos merupakan perilaku dangkal dan penuh kebohongan. Navarro juga menjelaskan bahwa pertemuan dengan perwakilan White House untuk membahas masalah yang dihadapinya secara serius akan menghadirkan solusi konstruktif.
     
    Beberapa saat setelah Washington Post merilis informasi ini, perwakilan Amazon mengklarifikasi bahwa eksekutif senior Amazon telah bertemu dengan pejabat administratif, termasuk Navarro, dalam sejumlah kesempatan untuk membahas tujuan bersama dalam memerangi peredaran produk palsu.
     
    Amazon juga mengaku bersemangat untuk melanjutkan kolaborasi ini dan memastikan ketersediaan waktu eksekutifnya sehingga dapat bertemu dengan pihak pemerintah terkait dengan masalah ini, sesering yang dibutuhkan, untuk dapat secara efektif menyelesaikan permasalahan tersebut.


    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id