Telkomsel Catat Kenaikan Trafik Layanan Saat WFH

    Cahyandaru Kuncorojati - 19 Maret 2020 14:31 WIB
    Telkomsel Catat Kenaikan Trafik Layanan Saat WFH
    Ilustrasi.
    Jakarta: Sesuai prediksi Menkominfo Johnny G Plate beberapa waktu lalu bahwa penerapan kebijakan bekerja dari rumah (work from home) membutuhkan dukungan dari operator telekomunikasi. Mereka diminta untuk menyiapkan kapasitas layanan masing-masing.

    Telkomsel baru saja merilis laporan bahwa terjadi peningkatan trafik layanan di jaringan telekomunikasi mereka pasca penerapan imbauan belajar dan bekerja dari rumah merespon pandemi virus Korona (Covid-19).

    Diklaim Telkomsel bahwa pihaknya sudah menyiagakan jaringan untuk mengantisipasi lonjakan trafik layanan seiring tingginya potensi penggunaan layanan data oleh masyarakat di sejumlah wilayah. Hal tersebut sebagai dampak pemanfaatan layanan telekomunikasi dan data untuk berbagai kegiatan.

    Pengamanan jaringan terutama difokuskan di wilayah residensial dan juga titik posko penanggulangan COVID-19 seperti rumah sakit dan kantor pemerintahan terkait. Telkomsel menyebutkan bahwa terjadi lonjakan trafik komunikasi payload layanan berbasis data dan digital hingga lima persen dibandingkan periode sebelum imbauan work from home berlaku.

    Namun, layanan voice dan SMS cenderung stabil seperti periode sebelum ada imbauan work from home. Telkomsel kemudian merinci konsumsi layanan data untuk berbagai kebutuhan atau aplikasi yang digunakan pelanggan di Indonesia.

    Layanan sistem belajar berbasis daring atau online jadi pemicu utama tumbuhnya payload di jaringan Telkomsel dengan persentase menapai 236 persen. Kemudian komunikasi pesna instan sebersar 19 persen, konsumsi game online 13 persen, dan layanan berbasis cloud storage meningkat 10 persen.

    Telkomsel juga mencatat trafik payload lain yang ikut meningkat adalah pemanfaatan layanan content provider sebesar 8,2 persen, digita advertising 7,5 persen, video streaming 7,3 persen dan browsing mencapai 5,2 persen.

    Wilayah operasional Telkomsel yang berkontribusi terhadap kenaikan payload secara keseluruhan berasar dari regional Jawa Barat sebesar 7,9 persen, Jawa Tengah 6,9 persen, Jawa Timur lima persen, Sumatera Bagian Tengah 4,7 persen dan Sumatera Bagian Selatan 4,2 persen.

    VP Corporate communications Telkomsel, Denny Abidin, menyatakan bahwa perusahaannya akan memaksimalkan frekuensi 900, 1800, 2100, dan 2300 MHz untuk memberikan kapasitas jaringan terutama untuk layanan berbasis data dan digital.

    Bekerja sama dengan startup penyedia layanan pembelajaran daring Ruangguru, Telkomsel menyediakan paket data 30GB untuk bebas akses Ruangguru selama 30 hari. Paket data ini juga bisa digunakan untuk mengakses layanan lain dalam paket Ilmupedia yaitu Quipper, Zenius, Cakap, Bahaso, dan Sekolahmu.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id