IBM Indonesia Bidik Peluang Perusahaan Transformasi ke Cloud

    Lufthi Anggraeni - 22 Oktober 2019 15:39 WIB
    IBM Indonesia Bidik Peluang Perusahaan Transformasi ke Cloud
    IBM siaga membantu konsumen dalam melakukan transformasi digital memboyong sistem lama ke baru.
    Jakarta: Perkembangan teknologi menjadi salah satu hal yang dinilai IBM sesuatu yang pesat dan tidak dapat dihindari. Cloud turut menjadi salah satu faktor penting yang memiliki peran besar dalam mendukung proses transformasi digital.

    Namun, keharusan menggunakan cloud turut menimbulkan kehati-hatian lebih besar di kalangan pengguna, terkait pemilihan aplikasi yang perlu dijalankan via cloud serta pertimbangan software pendahulunya.

    “IBM membantu konsumen untuk journey sistem lama ke baru dalam melakukan transformasi digital. Ada publik dan private cloud. Kita harus lihat kebutuhan konsumen yang mana,” Country Manager Partner & Ecosystem Novan Adian.

    Dalam menjangkau pelanggan, IBM mengaku mempersiapkan berbagai hal, termasuk kemampuan dan kapabilitas dalam mengadopsi teknologi secara sistematis. IBM membantu mengedukasi via online atau secara tatap muka.

    Edukasi ini dilakukan IBM tidak hanya agar pelanggannya dapat memperoleh sertifikat, tapi meningkatkan pengalaman pelanggan dalam memberikan solusi yang akan diberikannya kepada konsumen masing-masing. Sebab, IBM menilai bahwa pelanggan akan menemukan permasalahan yang berbeda.

    Aktivitas tersebut disebut Novan bukan tanpa tantangan, sebab pelanggan IBM tergolong luas dan didorong oleh perubahan teknologi. Perubahan pesat di ranah IT dengan teknologi yang semakin baik dan fitur lebih banyak, mendorong peningkatan kebutuhan konsumen akan fitur yang lebih mudah dan cepat dikonsumsi.

    Peningkatan kebutuhan ini juga dipengaruhi oleh perkembangan kompetitor, yang dinilai IBM bisa saja telah lebih dulu mengadopsi teknologi yang lebih mudah dan membantu mereka lebih cekatan dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan kebutuhan konsumen.

    Sehingga di ranah pasar enterprise, kematangan perusahaan yang lebih cepat dan baik menjadi salah satu tantangan yang IBM coba bantu atasi untuk pelanggannya. Menyoal penggunaan AI dalam membantu tugas pengguna di Indonesia, IBM mengaku tidak berharap teknologi ini secara langsung mampu membuat keputusan dengan sendirinya.

    Teknologi kecerdasan buatan (AI) dinilai IBM akan membantu pengguna dalam mencocokan dan mengolah data secara lebih cepat dan akurat, sehingga membantu manusia dalam mengambil keputusan. Sehingga manusia memiliki tugas untuk membantu menghadirkan data yang lengkap untuk dianalisa.

    Saat ini, IBM menilai telah banyak pihak di Indonesia yang telah beralih ke AI, meski Indonesia tergolong terlambat jika dibandingkan dengan pihak lainnya. Namun, IBM telah menemukan sejumlah contoh kasus penerapan AI sederhana di sejumlah wilayah di Indonesia.

    Masih sederhana, IBM menilai penerapan AI ini menjadi langkah awal yang cukup mampu memenuhi kebutuhan konsumen, dan berharap akan terus bertumbuh di kemudian hari.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id